Berita

1.151 Mahasiswa Uncen Siap Laksanakan KKN di 60 Kampung Kabupaten Biak Numfor

JAYAPURA, TOMEI.ID | Universitas Cenderawasih (Uncen) siap memberangkatkan sebanyak 1.151 mahasiswa dari lima fakultas untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2025 di Kabupaten Biak Numfor.

Kegiatan ini diawali dengan pembekalan resmi yang berlangsung di Auditorium Uncen, Kamis (10/7/2025), dihadiri oleh Rektor Uncen Dr. Oscar Oswald Wambrauw, jajaran wakil rektor, kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), para dekan, dosen pembimbing, serta panitia pelaksana.

baca juga : Buka Asistensi dan Verifikasi Data Statistik Sektoral, Deinas Geley : Data adalah Fondasi Utama dalam Perencanaan

Dalam sambutannya, Rektor Uncen menyampaikan apresiasi atas semangat pengabdian para mahasiswa. Ia menekankan bahwa KKN merupakan momen penting bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu dan mengembangkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“KKN adalah wadah aktualisasi diri dan pengabdian. Saya percaya mahasiswa Uncen mampu menjaga nama baik almamater dan menjadi agen perubahan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Rektor Wambrauw.

Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia yang berhasil menyelenggarakan program ini tanpa membebankan biaya kepada peserta, meski tanggung jawab transportasi dan perlengkapan tetap berada pada masing-masing mahasiswa.

baca juga : Dukung Pendidikan Berkualitas, Pemkab Dogiyai Bangun Gedung Dua Lantai SMP YPPK Moanemani

Sementara itu, Ketua Panitia KKN 2025, Dr. Yusak E. Reba, menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil kerja kolaboratif lintas fakultas, berdasarkan Surat Keputusan Rektor Nomor 122/N20/AN/20 tertanggal 24 April 2025.

“Sebanyak 1.151 mahasiswa akan disebar ke 60 kampung di 12 distrik di Kabupaten Biak Numfor, dan akan didampingi oleh dosen pembimbing dari fakultas masing-masing,” terang Reba.

Persiapan KKN telah dimulai sejak awal Mei 2025, termasuk pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor pada 8 Mei yang lalu. Dalam audiensi tersebut, panitia mendapat dukungan penuh dari Asisten II Setda dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Biak Numfor.

baca juga : Kodim 1705/Nabire Gandeng Wartawan Sukseskan TMMD ke-125 Tahun 2025

Mahasiswa peserta KKN tahun ini berasal dari Fakultas Hukum (FH), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Teknik (FT), serta Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK). Adapun empat fakultas lainnya, Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) akan melaksanakan KKN secara mandiri.

Pelepasan resmi mahasiswa dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 16 Juli 2025, pukul 09.00 WIT di halaman Auditorium Uncen. Mahasiswa akan diberangkatkan ke Biak menggunakan KM Sinabung pada Kamis, 17 Juli 2025, dengan dukungan koordinasi dari PT Pelni Cabang Jayapura.

“Seluruh peserta akan diberangkatkan dalam satu kali pelayaran dan dijemput langsung oleh aparat kampung dan distrik setibanya di Pelabuhan Biak pada Jumat, 18 Juli 2025. Para peserta akan langsung diantar ke lokasi masing-masing tanpa harus transit,” jelas Reba.

Pemerintah distrik di Biak Numfor juga akan menyiapkan konsumsi dan transportasi lokal bagi mahasiswa peserta KKN. Pelaksanaan KKN akan berlangsung selama lebih dari satu bulan, dari 18 Juli hingga 22 Agustus 2025. Penarikan mahasiswa akan menyesuaikan dengan jadwal kapal dari Biak ke Jayapura.

Panitia juga menyoroti potensi hambatan dalam partisipasi mahasiswa pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) Gubernur Papua. Berdasarkan surat balasan dari KPU Provinsi Papua, daftar pemilih tetap yang digunakan mengacu pada data sebelumnya, sehingga besar kemungkinan mahasiswa tidak dapat menggunakan hak pilih di lokasi KKN.

Aspek kesehatan menjadi perhatian utama panitia. Seluruh mahasiswa diwajibkan menjalani pemeriksaan malaria, sementara mahasiswi juga diharuskan menjalani tes kehamilan sebelum diberangkatkan.

“Langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan kondisi kesehatan peserta sebelum mereka menjalankan tugas pengabdian di lapangan,” tegas Reba.

Menutup kegiatan pembekalan, Rektor kembali mengingatkan mahasiswa untuk menjaga integritas dan nama baik kampus selama pelaksanaan KKN.

“Nama baik almamater ada di tangan kalian. Jadilah duta perubahan yang membawa terang bagi masyarakat, khususnya di Biak Numfor,” pungkasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Eveline Sanita Tegaskan Owen Rahadian Tak Akan Tinggalkan Persipura Sebelum Kembali ke Liga 1

JAYAPURA, TOMEI.ID | Eveline Sanita akhirnya angkat bicara menjawab keresahan dan spekulasi masyarakat Papua terkait…

3 jam ago

Komnas HAM Tak Hadir, Mahasiswa Dogiyai Desak Pengusutan Tuntas Kasus Penembakan Warga Sipil

JAYAPURA, TOMEI.ID | Gelombang protes terhadap dugaan pelanggaran HAM di Dogiyai, Papua Tengah, kembali menggema…

7 jam ago

Pelaku Insiden Dogiyai Berdarah Belum Terungkap, Mahasiswa di Jayapura Desak Negara Bertanggung Jawab

JAYAPURA, TOMEI.ID | Kasus penembakan yang menewaskan sembilan warga sipil di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah,…

8 jam ago

Pemuda Idadagi Tolak Stigma KKB terhadap Almarhum Nopison Tebai, Sebut Korban Pelajar Aktif SMA Negeri 2 Dogiyai

DOGIYAI, TOMEI.ID | Pemuda Kampung Idadagi, Marianto Deba, dengan keras menolak pernyataan Kepolisian Dogiyai yang…

8 jam ago

Pemuda Dogiyai Sebut Melkias Keiya “Kepala Suku Gadungan”

NABIRE, TOMEI.ID | Pemuda Dogiyai melontarkan kritik keras terhadap Melkias Keiya yang mereka sebut sebagai…

8 jam ago

Mahasiswa Dogiyai di Jayapura Gelar Mimbar Bebas, Desak Negara Usut Penembakan 9 Warga Sipil

JAYAPURA, TOMEI.ID | Sejumlah mahasiswa asal Dogiyai menggelar aksi mimbar bebas di kawasan Lingkaran Abepura,…

9 jam ago