Berita

104,57 Gram Ganja Jaringan Jayapura Disita, Dua Pemuda Nabire Diamankan

NABIRE, TOMEI.ID | Imbauan keras untuk orang tua disampaikan Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu usai jajarannya membongkar peredaran ganja seberat 104,5729 gram.

“Karena kebanyakan pengungkapan narkoba ini, rata-rata yang kita ungkap, yang kita tangkap itu masih berusia di bawah umur dan juga masih berusia belia,” ujar Samuel dalam konferensi pers di depan Kantor Satres Narkoba Polres Nabire, Rabu [14/10/2026].

Ia meminta deteksi dini dimulai dari keluarga.

“Sehingga kepada kita para orang tua sekalian, mari kita mulai deteksi dini dari keluarga dengan melakukan pembinaan dan pengawasan kepada anak-anak kita,” katanya.

“Selain pembinaan dan pengawasan, seluruh informasi dari saudara-saudara sekalian sangat bermanfaat bagi kami untuk kami Polres Nabire memerangi yang namanya narkoba yang berkembang di Kabupaten Nabire,” tuturnya.

Kasus ini sendiri menjerat dua pemuda berinisial FR dan MYMA. Keduanya diamankan di Kelurahan Kalibobo, Kabupaten Nabire.

Total barang bukti yang disita sebanyak 28 paket ganja. Rinciannya 22 paket kecil dan 6 paket berukuran sedang yang ditemukan di dalam sebuah tas.

Hasil penimbangan, 22 paket pertama beratnya 9,7346 gram, sementara 6 paket kedua beratnya 94,8383 gram. Jika ditotal berat bersihnya 104,5729 gram.

Polisi menduga barang haram itu dipasok dari luar Nabire. Berdasarkan hasil penanganan perkara, ganja dibawa melalui jalur laut dari Jayapura sekitar September 2026 untuk diedarkan di wilayah Papua Tengah.

Pengungkapan bermula dari informasi masyarakat soal dugaan peredaran di kawasan Kelapa II, Kalibobo, pada akhir September 2026. Informasi itu ditindaklanjuti Satuan Reserse Narkoba Polres Nabire hingga akhirnya berhasil mengungkap asal-usul barang.

Kapolres menyoroti maraknya anak muda dalam kasus narkoba dan meminta orang tua memperketat pengawasan. Penyidik menjerat kedua pemuda dengan UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Bupati Nabire Minta Kepala Suku Moni dan Mee Serahkan Terduga Pelaku Kericuhan ke Polisi

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Nabire, Mesak Magai, meminta para kepala suku Moni dan Mee segera…

8 jam ago

11 Orang Luka, 8 Kendaraan Rusak; Dua Kelompok di Nabire Sepakat Berdamai

NABIRE, TOMEI.ID | Dua kelompok masyarakat yang terlibat keributan di kawasan depan SMP Negeri 2…

8 jam ago

HUT ke-70 GBGP di Tanah Papua, Gubernur Meki Nawipa Tekankan Peran Gereja dalam Pembangunan dan Perdamaian

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan pentingnya peran gereja dalam mendukung pembangunan…

8 jam ago

BREAKING NEWS: Persoalan Sampah Dapur MBG Diduga Picu Kericuhan di Bumi Wonorejo Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Persoalan sampah yang diduga berasal dari dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG)…

21 jam ago

Green Policing di Taman Gizi, Kapolda Papua Tengah Bersihkan Lingkungan dan Dengarkan Curhat Warga

NABIRE, TOMEI.ID | Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini bersama personel kepolisian melaksanakan kegiatan…

1 hari ago

200 Mahasiswa Teknik UNCEN Dibekali Wawasan Industri Freeport, Teknologi dan Kompetensi Jadi Fokus

JAYAPURA, TOMEI.ID | Sebanyak 200 mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih (UNCEN) mengikuti program Eksekutif Mengajar…

1 hari ago