Berita

20 Klub Bakal Bertarung diajang Badai Cartenz Cup V 2025

NABIRE, TOMEI.ID | Turnamen sepak bola paling dinanti di Provinsi Papua Tengah kembali hadir. Badai Cartenz Cup V 2025 bakal digelar dengan mengusung semangat kompetisi, kebersamaan, dan pembinaan talenta lokal. Seluruh pertandingan dijadwalkan berlangsung di Lapangan KODIM 1705 Nabire, mulai 24 Mei 2025.

Memasuki edisi kelima, turnamen ini telah menjadi ikon tahunan yang dinanti-nantikan masyarakat Papua Tengah. Tahun ini, sebanyak 20 klub undangan dari berbagai daerah akan bertarung memperebutkan supremasi juara, dengan total hadiah mencapai Rp150 juta.

CEO Badai Cartenz Cup, Henes Sondegau, menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang perebutan gelar juara, tetapi juga wadah pembinaan, penguatan solidaritas, dan pemacu semangat kebangkitan sepak bola Papua Tengah.

Trofi bergilir yang akan diperebutkan bukan hanya simbol kemenangan, melainkan juga lambang kerja keras, sportivitas, dan semangat kolektif.

Untuk menjaga kualitas kompetisi, penyelenggaraan tahun ini mengalami peningkatan signifikan dari sisi teknis, yaitu wajibnya pelatih kepala berlisensi minimal C Diploma,  Penggunaan wasit dan perangkat pertandingan berlisensi resmi,  dan Sistem pertandingan yang lebih tertata dan terjadwal rapi.

Berikut 20 klub yang dipastikan tampil dalam Badai Cartenz Cup V 2025: 1. Isele Putra FC; 2. Badai Cartenz FC; 3. Paniai Junior FC;  4. PS Simapitowa;  5. Aibore Putra; 6. Tigi Peku FC; 7. SSB Torey Brother’s; 8. Bintang United (Kab. Nabire); 9. Dogiyai Star FC; 10. PSBR Nabar FC;

11. Bhayangkara FC;  12. Panidua FC; 13. PS SIFIC; 14. All Star Nabire; 15. TAO FC; 16. Kuda Hitam FC; 17. Cartenz FC; 18. Black Deiyai FC; 19. Pentagonal FC; dan 20. Ahad FC.

Turnamen ini memperebutkan total hadiah senilai Rp150 juta, yang terbagi dalam kategori: – Juara I: Rp55 juta + piala bergilir & piala tetap, – Juara II: Rp35 juta, – Juara III: Rp25 juta, – Juara IV: Rp20 juta, dan Penghargaan Individu: – Top skor: Rp3 juta – Pemain terbaik: Rp2,5 juta, – Pelatih terbaik: Rp2,5 juta, – Kiper terbaik: Rp2 juta,  dan – Tim fair play: Rp5 juta,

Hingga pertengahan Mei 2025, persiapan panitia telah mencapai 90 persen. Lapangan Kodim 1705 Nabire telah ditata dengan peningkatan fasilitas penonton, keamanan, dan layanan medis.

Antusiasme publik pun semakin tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, Badai Cartenz Cup dikenal sebagai turnamen regional terbaik di Papua Tengah berkat manajemen profesional dan atmosfer kompetisi yang kompetitif.

Dengan mengusung slogan “Trada Kam, Tra Rame!”, ajang ini diharapkan menjadi pesta sepak bola rakyat sekaligus panggung bagi talenta muda Papua untuk unjuk gigi dan meraih peluang lebih besar di dunia sepak bola nasional. Tong tunggu kam di Lapangan Kodim Nabire! Amakanee. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

KMK Universitas Baliem Matangkan Program Kerja, Alianus Yogomaid Tekankan Organisasi Harus Menjadi Wadah Pelayanan dan Pembinaan

WAMENA, TOMEI.ID | Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) Universitas Baliem (UniBa) Papua menggelar Pekan Orientasi Fungsional…

1 hari ago

Sebagai Wujud Komitmen Iman, Asis Lani Serahkan 50 Sak Semen untuk Pembangunan Gereja Kingmi Bethel Bolakme

WAMENA, TOMEI.ID | Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Papua Pegunungan, Asis Lani, menyerahkan bantuan…

2 hari ago

Mahasiswa Asrama Jayawijaya Manokwari Gelar Kerja Bakti di Amban, Perkuat Budaya Gotong Royong

MANOKWARI, TOMEI.ID | Mahasiswa Asrama Jayawijaya Manokwari menggelar kerja bakti di kawasan Amban, Manokwari, Jumat…

2 hari ago

DPW PKB Papua Pegunungan Salurkan 15 Sak Semen untuk Pembangunan Gereja KINGMI Mamre Taganik

WAMENA, TOMEI.ID | Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Papua Pegunungan menyalurkan bantuan…

2 hari ago

KNPB Balim Barat Soroti Operasi Militer di Lanny Jaya, Desak Pemda Lindungi Warga Sipil

TIOM, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Balim Barat menyoroti dampak operasi militer…

2 hari ago

Putra Daerah Usilimo Tolak Festival Budaya Lembah Baliem 2026 Jika Tak Berdampak bagi Masyarakat Adat

WAMENA, TOMEI.ID | Putra daerah Distrik Usilimo, Kabupaten Jayawijaya, menyatakan menolak penyelenggaraan Festival Budaya Lembah…

3 hari ago