Berita

4 Hal Ini Menjadi Fokus Pembahasan dalam Raker Bupati se-Papua Tengah 2025

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa resmi membuka Rapat Kerja (Raker) Bupati se-Papua Tengah tahun 2025, bertempat di Ballroom Kantor Gubernur, Kamis, (24/4/2026).

Raker dihadiri Bupati Nabire, Bupati Mimika, Bupati Dogoyai, Bupati Deiyai, Bupati Paniai, Bupati Intan Jaya, Bupati Puncak, Bupati Puncak Jaya dan BP3OKP Papua Tengah.

Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menyampaikan Raker ini bukan sekedar agenda rutin tetapi momen penting untuk menyamakan langkah, menyatukan arah dan memperkuat kerjasama antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten dalam upaya membangun Papua Tengah.

“Kami di Provinsi menyadari bahwa pembangunan tidak dilakukan sendiri-sendiri. Harus ada sinergi. Harus ada penyelarasan program antara provinsi dan kabupaten agar tidak ada program yang tumpang tindih atau saling bertabrakan,”ujar Meki dalam sambutan.

Menurutnya, Raker dilaksanakan dengan tujuan menciptakan pembangunan yang efektif, efisien, dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Papua Tengah.

“Mari kita memastikan pembangunan betul-betul menyentuh di kampung-kampung, distrik dan masyarakat di akar rumput. Fokus kita adalah pelayan dasar seperti, pendidikan, kesehatan, ekonomi, kerakyatan, pemberdayaan perempuan dan masyarakat adat, serta infrastruktur yang merata dan berkelanjutan,”katanya.

Gubernur Meki menyebutkan sejumlah isu penting yang menjadi fokus pembahasan dalam forum strategis tersebut, antara lain.

Pertama, Gubernur dan para bupati akan membahas persoalan-persoalan yang dihadapi masing-masing daerah berdasarkan bidang pembangunan.

Kedua, Gubernur dan Bupati memetakan persoalan yang dihadapi tersebut dan bersepakat mencari solusi berdasarkan kewenangan dan juga dari sisi pembiayaannya.

Ketiga, Gubernur dan para Bupati bersama-sama merumuskan program strategis dan prioritas yang akan dijadikan dasar pembangunan Provinsi Papua Tengah sesuai dengan potensi dan karakteristik masing-masing daerah.

Keempat, semua keputusan yang disepakati bersama akan dituangkan dalam berita acara dan menjadi dasar bagi pimpinan OPD baik ditingkat Provinsi dan kabupaten dalam menyusun program kegiatan yang akan dibahas sesuai mekanisme perencanaan pembangunan daerah.

Ia menambahkan dengan adanya keserarasan program diharapkan pembangunan Papua Tengah dapat berjalan lebih efektif dan terarah.

“Sehingga hasilnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat sehingga Visi daj Misi kepada daerah dapat diwujudkan,”katanya.

Gubernur mengajak agar membangun Papua Tengah harus dengan hati.”Mari kita satukan langkah, pikiran dan tenaga demi Papua Tengah yang lebih baik,”pungkasnya.

Redaksi Tomei

Recent Posts

Eka Kristina Dogomo Perempuan Mee Pertama Jabat Kasi Pidsus Kajari Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Kejaksaan Negeri Nabire mencatat sejarah baru dengan dilantiknya Eka Kristina Dogomo, S.H.,…

1 jam ago

DPRK Dogiyai: Buku “Tragedi Dogiyai Berdarah” Jadi Suara Hati Rakyat, Desak Penegakan Keadilan

NABIRE, TOMEI.ID | Anggota DPRK Dogiyai, Yohanes Degei, menegaskan peluncuran buku “Tragedi Dogiyai Berdarah 31 Maret…

4 jam ago

TPNPB Klaim Penembakan Dua Kapal di Perbatasan Yahukimo–Asmat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) menyatakan bertanggung jawab atas penembakan…

8 jam ago

KNPI Desak Lima Kabupaten Segera Lantik DPRK, Soroti Keterlambatan dan Kepastian Hukum

WAMENA, TOMEI.ID | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua Pegunungan mendesak…

8 jam ago

PMKRI Manokwari Perkuat Kaderisasi Lewat POF dan Raker, Tegaskan Arah Gerak Progresif dan Berintegritas

MANOKWARI, TOMEI.ID | PerhimpunMahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Manokwari Sanctus Thomas Villanova menggelar Pekan…

8 jam ago

Buku “Tragedi Dogiyai Berdarah” akan Diluncurkan di Nabire, Dorong Pengungkapan Kasus 9 Korban Jiwa

NABIRE, TOMEI.ID | Solidaritas Rakyat Pap(SRP) Dogiyai akan meluncurkan buku berjudul “Tragedi Dogiyai Berdarah 31…

9 jam ago