Berita

40 Persen Kepala Kampung Hadiri Rapat Persiapan Forkopimda di Dogiyai

NABIRE, TOMEI.ID | Sekitar 40 persen kepala kampung dari total 79 kampung di Kabupaten Dogiyai menghadiri kegiatan persiapan rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan masyarakat yang digelar Sabtu (14/03/2026) di Aula Koteka Moge, Distrik Moanemani.

Pertemuan tersebut merupakan langkah awal untuk mempersiapkan rapat utama yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (16/03/2026) di Aula Gereja Kingmi Digikotu, ibu kota Kabupaten Dogiyai.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Dogiyai, Emanuel Giyai, mengatakan undangan kegiatan persiapan telah disebarkan sehari sebelumnya. Selain para kepala kampung, kegiatan tersebut juga dipastikan akan dihadiri perwakilan tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

“Dalam kegiatan ini kami menyatukan persepsi untuk disampaikan dalam rapat bersama Forkopimda dan masyarakat pada 16 Maret mendatang serta membangun kerja sama dengan seluruh komponen masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan yang merujuk pada surat edaran Bupati Yudas Tebai tersebut membahas dua agenda strategis, yakni peningkatan disiplin pelayanan pemerintahan di tingkat kampung serta penguatan keamanan dan ketertiban di setiap wilayah kampung.

Sebagai langkah konkret, setiap kampung diwajibkan membentuk tim khusus yang bertugas menjaga keamanan dan melindungi wilayahnya. Tim ini diharapkan mampu mendeteksi lebih dini berbagai potensi gangguan yang datang dari luar kampung, baik oleh individu maupun kelompok tertentu.

Menurut Emanuel, hingga kini masih ada kampung yang mengalami kebingungan dalam menangani persoalan di wilayahnya sehingga setiap masalah kerap langsung dibawa ke ibu kota kabupaten.

“Dengan adanya tim khusus di setiap kampung, diharapkan persoalan bisa diketahui lebih awal dan setiap kampung dapat terlindungi,” jelasnya.

Rapat utama pada 16 Maret mendatang diharapkan menjadi forum konsolidasi antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat dalam memperkuat stabilitas keamanan serta meningkatkan pelayanan pemerintahan hingga ke tingkat kampung.[*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

ASN Fleksibel Saat Libur Panjang: Modernisasi atau Ujian Pelayanan Publik?

Oleh: Andreas Gobay, S.Sos., M.A. Kebijakan kerja fleksibel bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diterapkan…

6 jam ago

TPNPB Klaim Serangan di Maybrat, Sebut 8 Aparat Tewas dan Sita Senjata

MAYBRAT, TOMEI.ID | Kelompok yang menamakan diri Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim bertanggung…

6 jam ago

Bupati Dogiyai Terbitkan Instruksi Tegas: Miras, Kekerasan, dan Pemalangan Dilarang

DOGIYAI, TOMEI.ID | Bupati Kabupaten Dogiyai, Yudas Tebai dan wakil bupati, Yuliten Anouw, menerbitkan Instruksi…

7 jam ago

TPNPB Tuduh Pungli Bandara dan Hilangnya CCTV di Intan Jaya

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Siaran Pers Manajemen Pusat (KOMNAS TPNPB) menyampaikan sejumlah tuduhan terkait dugaan…

7 jam ago

Guru Pedalaman di Yahukimo Nyalakan Harapan: Terpet Wahla Hadirkan Pendidikan di Tengah Keterbatasan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Di tengah keterbatasan akses dan fasilitas pendidikan di wilayah pedalaman, Kepala Sekolah…

7 jam ago

Jayawijaya Gas Kopi Lokal, Bupati Tegas Tolak Bibit dari Luar

WAMENA, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya mulai mengakselerasi pengembangan kopi lokal dengan menegaskan kebijakan…

17 jam ago