MANOKWARI, TOMEI.ID | Ketua Pengelola Kelas Wondama Universitas Papua (UNIPA), Jhony Aninam, mengajak 448 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) harus berperan aktif mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Teluk Wondama.
Dalam penyambutan mahasiswa KKN, Jhony menjelaskan program tersebut merupakan hasil koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UNIPA dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Wondama sebagai tindak lanjut kerja sama pengabdian kepada masyarakat.
Sebanyak 448 mahasiswa dari 11 fakultas ditempatkan di 27 kampung pada 13 distrik selama dua bulan. Mereka akan melaksanakan pendampingan belajar mengajar, membantu administrasi pemerintahan kampung, menyusun monografi kampung, serta memetakan potensi wilayah guna mendukung perencanaan pembangunan.
Jhony juga menyoroti pengembangan Situs Aitumeri di Kampung Maniwak yang menjadi salah satu lokasi prioritas KKN. Menurutnya, kawasan tersebut memiliki nilai sejarah penting bagi perkembangan pendidikan di Tanah Papua.
“Kami berharap mahasiswa dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung pengembangan Situs Aitumeri sebagai kawasan sejarah pendidikan Papua,” ujar Jhony Aninam.
Ia berharap mahasiswa mampu menghadirkan inovasi, memperkuat kolaborasi dengan masyarakat, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Teluk Wondama. [*].
MANOKWARI, TOMEI.ID | Dugaan penggunaan Surat Keputusan (SK) Pemekaran Kabupaten Yalimo sebagai bagian dari proses…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Dukungan terhadap Tim Nasional (Timnas) Brazil dipastikan bakal menggema di Manokwari apabila…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Tunggakan pembayaran kontrakan mahasiswa asal Kabupaten Yahukimo di Kota Studi Manokwari kembali…
NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mengapresiasi langkah Bupati Puncak, Elvis Tabuni, yang…
NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mempercepat harmonisasi produk hukum daerah sebagai langkah…
NABIRE, TOMEI.ID | Staf Ahli Gubernur Papua Tengah, Dr. H. Tumiran, menyebut Provinsi Papua Tengah…