Berita

827 Personel Dikerahkan, Kapolres Pastikan Aksi Mahasiswa di Nabire Berlangsung Aman

NABIRE, TOMEI.ID | Dalam upaya maksimal menjaga stabilitas keamanan dan mencegah potensi gangguan serius, sebanyak 827 personel dikerahkan untuk mengamankan aksi penyampaian aspirasi mahasiswa Puncak se-Papua di Nabire, Papua Tengah, Senin (27/4/2026).

Dengan penegasan tegas di tengah dinamika lapangan yang berpotensi memanas, Kapolres Nabire, Samuel Dominggus Tatiratu, memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan terkendali hingga selesai.

“Secara umum seluruh kegiatan berjalan aman dan lancar. Memang di beberapa titik sempat kita ambil langkah bijak untuk membubarkan massa lebih awal dengan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang ada, namun hingga akhir kegiatan situasi tetap kondusif,” ujarnya kepada wartawan.

Pengamanan aksi, lanjut Kapolres, telah dirancang sejak awal melalui koordinasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, tokoh agama, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Sebanyak 827 personel disebar di lima titik lokasi unjuk rasa guna memastikan situasi tetap terkendali. Aparat juga memfasilitasi mobilisasi massa dengan menyediakan 15 unit truk untuk mengantar peserta kembali ke titik kumpul, termasuk Asrama Puncak, Pasar Karang, dan wilayah Jepara.

Usai aksi, para peserta dilaporkan kembali secara tertib tanpa gangguan berarti. Meski demikian, aparat mencatat adanya insiden kecil berupa aksi saling lempar yang mengakibatkan beberapa kaca bangunan pecah.

“Hasil koordinasi kami dengan DPR Papua Tengah juga menunjukkan bahwa penyampaian aspirasi berjalan cukup tertib,” tambahnya.

Kapolres menegaskan bahwa aparat tidak pernah melarang masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, namun seluruh kegiatan harus dilakukan sesuai prosedur dan melalui koordinasi yang baik.

“Kami tidak pernah melarang penyampaian aspirasi. Namun, semua harus melalui tahapan dan prosedur yang telah disepakati bersama agar tidak menimbulkan persoalan baru,” tegasnya.

Penegasan ini penting guna memastikan tidak ada celah gangguan keamanan pasca aksi berlangsung, ia juga memastikan personel tetap bersiaga hingga seluruh massa benar-benar kembali dengan aman dan kondisi lalu lintas kembali normal sebelum dilakukan apel konsolidasi.

Sebagai bentuk penghargaan atas peran kolektif dalam menjaga stabilitas daerah bersama, mengakhiri keterangannya, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menjaga situasi tetap kondusif.

“Dalam suasana penuh rasa syukur atas situasi yang tetap terkendali, kami bersyukur kepada Tuhan, atas doa dan dukungan semua pihak, sehingga situasi di Nabire tetap aman dan damai,” pungkasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Wagub Deinas Geley Dorong Wartawan Ukir Ribuan Kata untuk Papua

PANIAI, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mendorong wartawan di Paniai terus bekerja…

4 menit ago

IDI Papua Tengah 2025 Capai 59,24, Ukkas Dorong RAD Demokrasi Lebih Terukur

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong penguatan kualitas demokrasi melalui penyusunan Rencana…

16 menit ago

Kunker ke Paniai, Wagub Deinas: Kami Tak Kasih Uang, Kami Buka Program

PANIAI, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan Pemerintah Provinsi Papua Tengah tidak…

3 jam ago

Wagub Deinas Geley Serahkan 38 Motor Ojek dan Rp1,5 Miliar untuk RSUD Paniai

PANIAI, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menyerahkan bantuan 38 unit sepeda motor…

5 jam ago

Temui Siswa Kepas Kopo Paniai Timur, Wagub Deinas: Jangan Melawan Guru

PANIAI, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan pentingnya sikap hormat kepada guru…

5 jam ago

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak, Polisi Kejar Pelaku; TPNPB Klaim Bertanggung Jawab

WAMENA, TOMEI.ID | Tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya tewas ditembak di Kampung Muliama, Distrik…

6 jam ago