Gubernur Meki Nawipa Dorong RRI Perkuat Suara Masyarakat dan Jaga Kepercayaan Publik

oleh -1142 Dilihat

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mendorong Radio Republik Indonesia (RRI) memperkuat perannya sebagai media publik yang mampu menjembatani pemerintah dan masyarakat, sekaligus menyuarakan berbagai persoalan serta perkembangan pembangunan di wilayah Papua Tengah.

Pesan tersebut disampaikan melalui sambutan Gubernur Papua Tengah yang dibacakan Staf Ahli III/Asisten Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Marten Ukago, dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 RRI yang berlangsung di Aula RRI Nabire, Jumat (11/9/2026).

banner 728x90

Dalam sambutannya, Marten Ukago menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-81 kepada seluruh keluarga besar RRI, khususnya RRI Nabire, atas nama Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan masyarakat Papua Tengah.

Menurutnya, 81 tahun merupakan perjalanan panjang pengabdian RRI dalam menjaga persatuan, menyampaikan informasi, memberikan pendidikan, menghadirkan hiburan, serta menjadi suara masyarakat di seluruh Indonesia.

Marten mengatakan, tema HUT ke-81 RRI, “Suara Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, dinilai relevan dengan posisi RRI sebagai media publik di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi.

“Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, masyarakat membutuhkan informasi yang cepat, benar, berimbang, dan dapat dipercaya,” demikian pesan Gubernur yang disampaikan Marten dalam sambutannya.

Marten menegaskan, RRI memiliki tanggung jawab penting dalam menjaga ruang publik tetap sehat. Peran tersebut antara lain dilakukan dengan menangkal informasi palsu serta menghadirkan informasi yang membantu masyarakat memahami berbagai kebijakan pemerintah dan perkembangan pembangunan.

Bagi Papua Tengah, kata Marten, keberadaan RRI memiliki posisi strategis karena wilayah Papua Tengah memiliki kondisi geografis yang luas dan beragam. RRI dinilai dapat menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat, termasuk warga yang berada di wilayah pedalaman, pesisir, dan pegunungan.

Karena itu, Pemprov Papua Tengah berharap RRI Nabire tidak hanya memberitakan kegiatan pemerintahan, tetapi juga semakin banyak mengangkat dampak pembangunan dan suara masyarakat secara langsung.

Marten mendorong RRI Nabire memperkuat pemberitaan mengenai pendidikan anak-anak, kesehatan masyarakat, ekonomi rakyat, budaya, pariwisata, pertanian, perikanan, generasi muda, serta berbagai keberhasilan masyarakat di kampung-kampung.

“Beri bantuan kepada masyarakat untuk menyampaikan inspirasi, kritik, dan gagasan secara bertanggung jawab,” kata Ukago.

Menurut Marten, pemerintah daerah membutuhkan ruang komunikasi yang terbuka agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dan kritik terhadap berbagai kebijakan maupun pelayanan publik.

Ia menegaskan, Pemprov Papua Tengah terbuka terhadap kritik yang konstruktif dan berbasis data. Kritik yang disampaikan secara objektif, menurutnya, dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dalam memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Papua Tengah terbuka terhadap kritik yang konstruktif dan berbasis data. Kritik yang baik akan membantu pemerintah memperbaiki pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Marten juga berharap kerja sama antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan RRI Nabire terus diperkuat dengan tetap menjaga independensi serta profesionalisme jurnalistik.

Menurutnya, kemajuan teknologi menuntut RRI terus beradaptasi agar tetap dekat dengan generasi muda dan mampu menjangkau masyarakat melalui berbagai platform informasi.

Namun, perubahan teknologi tidak boleh menggeser prinsip utama media publik, yakni membangun dan mempertahankan kepercayaan masyarakat.

“Di usia 81 tahun ini, RRI harus terus beradaptasi dengan perubahan zaman. Transformasi harus diperkuat agar RRI tetap dekat dengan generasi muda dan mampu menjangkau masyarakat melalui berbagai platform. Namun, apa pun teknologinya, satu hal yang harus tetap dijaga adalah kepercayaan masyarakat,” kata Marten membacakan sambutan Gubernur.

Ia menambahkan, RRI tidak hanya memiliki peran sebagai penyampai informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam mencerdaskan masyarakat dan memperkuat persatuan di tengah derasnya perubahan informasi.

Marten berharap RRI semakin mampu menghadirkan pemberitaan yang berimbang, faktual, profesional, serta dekat dengan kebutuhan masyarakat Papua Tengah.
Di akhir sambutan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah kembali menyampaikan ucapan selamat HUT ke-81 kepada RRI dan seluruh jajaran RRI Nabire.

“Teruslah menjadi suara yang menyatukan, mencerdaskan, dan memberikan harapan bagi masyarakat. Semoga RRI semakin maju dan terus menjadi media publik yang terpercaya serta mendukung terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” pungkasnya. [*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.