NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Nabire, Mesak Magai, melontarkan peringatan keras terkait kedisiplinan pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nabire yang melakukan siaran langsung (live) TikTok saat jam kerja, di tengah sorotan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit tersebut.
BACA JUGA: Mesak Magai Soroti ASN OAP yang Puas dengan Status Pegawai Negeri, Banyak Pensiun Golongan II C
Mesak menilai, aktivitas bermain TikTok saat jam kerja tidak seharusnya mengesampingkan tanggung jawab pegawai dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Karena kedisiplinan aparatur merupakan bagian penting dari kualitas dan kepercayaan publik terhadap layanan pemerintah.
“Contoh di rumah sakit. Orang lagi soroti tentang pelayanan rumah sakit tetapi pegawai di rumah sakit ada yang TikTok terus,” ujar Mesak Magai di Nabire, Senin (2/11/2026).
BACA JUGA: Bupati Mesak Magai Serahkan SK kepada 43 ASN, Pengurusan Kenaikan Pangkat Bakal Diperluas ke OPD
Ia menegaskan, persoalan tersebut tidak hanya terjadi di lingkungan RSUD Nabire. Menurutnya, masih ada ASN di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang menggunakan waktu kerja untuk bermain TikTok.
“Saya juga biasa ikuti banyak ASN yang di tempat kerja hanya main TikTok terus. Itu saya eksekusi nanti. Eksekusi bukan berarti pecat, tetapi kita tempatkan mereka di daerah yang dia tidak bisa TikTok,” tegasnya.
Mesak mengungkapkan, salah satu pegawai yang menjadi perhatiannya telah diperintahkan untuk dipindahkan ke Distrik Yaro. Namun, ia mengaku belum mengetahui apakah perintah pemindahan tersebut sudah dilaksanakan.
“Saya sudah kasih pindahkan di Yaro, apakah sudah pindah atau tidak? Saya tidak tahu,” katanya.
Peringatan tersebut juga ditujukan kepada pimpinan RSUD Nabire. Mesak menegaskan tidak ingin direktur rumah sakit melindungi pegawai yang menjadi sorotan tersebut.
Bahkan, ia menyatakan akan memindahkan direktur RSUD Nabire ke Distrik Yaro apabila tetap mempertahankan pegawai yang dimaksud.
“Kalau direktur tahan-tahan, justru direktur yang saya kasih pindahkan di Yaro,” tegas Mesak.
Pernyataan tersebut menyoroti pentingnya pengawasan dan penegakan kedisiplinan ASN, terutama di fasilitas kesehatan yang menjadi tumpuan masyarakat untuk memperoleh pelayanan medis.
Di tengah sorotan terhadap pelayanan RSUD Nabire, kedisiplinan pegawai menjadi aspek yang tidak bisa diabaikan. Masyarakat membutuhkan pelayanan yang profesional, responsif, serta mengutamakan kepentingan pasien.
Kini, perhatian publik tidak hanya tertuju pada aktivitas pegawai yang melakukan siaran langsung TikTok, tetapi juga pada tindak lanjut pemerintah daerah dalam memastikan kedisiplinan aparatur dan peningkatan kualitas pelayanan di RSUD Nabire. [*]










