Berita

Agus Kossay Bantah Himbauan Hoaks yang Mengatasnamakan Dirinya

JAYAPURA, TOMEI.ID | Ketua Umum Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Agus Kossay, membantah beredarnya himbauan yang mengatasnamakan dirinya di sebuah grup WhatsApp Forum Intelektual AMP dan menegaskan bahwa pesan tersebut merupakan informasi palsu atau hoaks.

Menyikapi hal tersebut, Agus Kossay menyampaikan bahwa himbauan yang beredar dan berisi tuduhan terhadap Liga Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi (LMID) tidak pernah dibuat ataupun dikeluarkan oleh dirinya maupun oleh KNPB.

“Saya tidak pernah membuat himbauan seperti itu dan tidak pernah menyudutkan kawan-kawan Liga Mahasiswa Indonesia,” kata Agus Kossay dalam pernyataan klarifikasi yang diterima, Senin, (9/3/2026).

Agus Kossay meminta seluruh jaringan solidaritas rakyat Indonesia, khususnya LMID, untuk tidak mempercayai pesan yang beredar tersebut karena bukan merupakan pernyataan resmi dari organisasi.

Menurut Kossay, hubungan solidaritas antara KNPB dan LMID selama ini terjalin dalam semangat perjuangan bersama untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat Papua.

“KNPB tetap berkomitmen bekerja sama dengan LMID dan seluruh organisasi solidaritas rakyat Indonesia dalam memperjuangkan hak-hak bangsa Papua,” ujarnya.

Agus Kossay juga menilai penyebaran informasi palsu tersebut berpotensi memicu kesalahpahaman dan merusak hubungan solidaritas antarorganisasi yang selama ini telah terbangun.

Ketua Umum Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Agus Kossay, menegaskan bahwa setiap pernyataan resmi dari KNPB selalu disampaikan melalui saluran komunikasi resmi organisasi. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah mempercayai pesan yang beredar di media sosial maupun grup percakapan tanpa konfirmasi langsung dari pihak terkait.

Menurut Agus Kossay, penyebaran informasi yang tidak benar dapat menciptakan ketegangan serta mengganggu hubungan solidaritas antara organisasi perjuangan rakyat di Indonesia.

“Saya juga mengingatkan bahwa perjuangan politik dan kemanusiaan yang dijalankan oleh KNPB membutuhkan dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat sipil, mahasiswa, serta organisasi solidaritas yang memiliki visi perjuangan yang sama,” jelasnya.

Karena itu, kami berharap seluruh jaringan solidaritas tetap menjaga komunikasi yang baik, memperkuat kerja sama organisasi, serta tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

“KNPB akan terus bekerja memperjuangkan hak-hak bangsa Papua dan tidak akan terpengaruh oleh upaya-upaya yang mencoba memecah solidaritas perjuangan, pungkas Agus Kossay. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

61 ASN Papua Tengah Ikuti Uji Kompetensi PBJ dan PPK, Perkuat Tata Kelola Pengadaan yang Profesional dan Berintegritas

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa…

1 hari ago

Gubernur Papua Tengah Buka Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa, Tekankan Profesionalisme dan Integritas Aparatur

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda…

1 hari ago

Retreat Level Up Resmi Dibuka, Pemprov Papua Tengah Dorong Lahirnya Pemimpin Kristen Berkarakter dan Bersatu

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi membuka kegiatan Retreat Level Up bertajuk…

1 hari ago

Pemprov Papua Tengah Perkuat Akses Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin dan Kelompok Rentan

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat komitmen memperluas akses bantuan hukum bagi…

1 hari ago

Gubernur Meki Nawipa: Hari Anak Nasional Harus Jadi Titik Balik Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak di Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42…

2 hari ago

Melian Obaipa: Dari Pelosok Siriwo Menembus Mimpi, Tukang Ojek yang Menjadi Juara Bahasa Inggris

Di saat sebagian besar pelajar menikmati masa liburan, Melian Obaipa justru menghabiskan waktunya di atas…

2 hari ago