Berita

Aliansi Ojek Nabire Naikkan Tarif Imbas Kenaikan BBM

NABIRE, TOMEI.ID | Aliansi Ojek Ibu Kota Nabire resmi mengumumkan penyesuaian tarif angkutan ojek di Kota Nabire menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Tarif baru tersebut mencakup 28 rute dan dinyatakan berlaku hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.

Dalam pengumuman yang beredar, tarif sekali jalan ditetapkan mulai Rp10.000 hingga Rp100.000, sedangkan tarif pulang-pergi berkisar Rp20.000 sampai Rp200.000, bergantung pada jarak tempuh dan tujuan perjalanan.

Beberapa rute yang mengalami penyesuaian antara lain Pasar Perapatan–Pasar Kalibobo sebesar Rp40.000, Pasar Karang–RS Siriwini Rp30.000, Wadio Atas–Pasar Pagi Rp10.000, serta Pasar Karang–Bandara Douw Aturure sebesar Rp100.000 untuk sekali perjalanan.

Aliansi Ojek Ibu Kota Nabire menyebut kenaikan tarif dilakukan untuk menyesuaikan meningkatnya biaya operasional setelah harga BBM mengalami kenaikan. Pengumuman tersebut juga menegaskan tarif baru berlaku sampai adanya pemberitahuan berikutnya.

Penyesuaian tarif ini berpotensi berdampak pada biaya transportasi masyarakat yang setiap hari mengandalkan jasa ojek sebagai moda transportasi utama di Kota Nabire.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Perhubungan Kabupaten Nabire mengenai pengakuan atau persetujuan terhadap daftar tarif yang diumumkan Aliansi Ojek Ibu Kota Nabire. Pemerintah daerah diharapkan memberikan penjelasan agar terdapat kepastian bagi pengemudi maupun masyarakat pengguna jasa ojek. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Jembatan Gantung Sungai Minabu Mulai Terwujud, Warga Pugisiga Apresiasi Pemkab Intan Jaya

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Pembangunan jembatan gantung di Sungai Minabu yang menghubungkan Kampung Pugisiga dan…

8 jam ago

PASTI Kukuhkan Pengurus DPW dan DPC di Delapan Kabupaten Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Dewan Pimpinan Pusat Partai Setara Indonesia (DPP PASTI) mengukuhkan kepengurusan Dewan Pimpinan…

9 jam ago

Dari Tapak ke KTT Hukum Rakyat 2026, Empat Regio Bawa Suara Tanah, Hutan dan Wilayah Adat

JAKARTA, TOMEI.ID | Persoalan penguasaan tanah, konflik tenurial, tekanan industri ekstraktif, hingga perjuangan mempertahankan wilayah…

12 jam ago

FGD PHA Digelar, Pemprov Papua Tengah Perkuat Regulasi Perlindungan Anak di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong penguatan kebijakan dan regulasi daerah terkait…

17 jam ago

KLB Campak Jadi Perhatian, Sidey Perkuat Persiapan Imunisasi ORI

MANOKWARI, TOMEI.ID | Pemerintah Distrik Sidey bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari dan Puskesmas Sidey memperkuat…

18 jam ago

Polda Papua Tengah Musnahkan 4,7 Gram Sabu, Pengembangan Ungkap Narapidana Lapas Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Polda Papua Tengah memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 4,7 gram…

18 jam ago