Berita

Aliansi Pelajar Mahasiswa Papua Tengah Bakal Gelar Aksi pada 2 Mei: Tuntut Pendidikan Gratis dan Cabut Program MBG

NABIRE, TOMEI.ID | Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada Jumat, 2 Mei 2025, Aliansi Pelajar Mahasiswa Papua Tengah direncanakan akan menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk tuntutan terhadap kebijakan pemerintah daerah terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan akses pendidikan gratis di wilayah Papua.

Koordinator aksi, Ananias Douw, mengatakan bahwa aksi ini merupakan lanjutan dari gerakan sebelumnya yang telah dilakukan pada 17 Februari 2025 oleh Solidaritas Pelajar West Papua (SPWP) se-Tanah Papua.

Menurutnya, hingga kini belum ada evaluasi serius dari pemerintah daerah terhadap aspirasi pelajar yang menolak program MBG dan mendesak agar pendidikan digratiskan sepenuhnya.

“Kami melihat bahwa program MBG tidak relevan dengan kebutuhan nyata pelajar dan rakyat Papua. Yang kami butuhkan adalah pendidikan gratis dan berkualitas, bukan sekadar makanan bergizi,” ujar Douw saat diwawancarai melalui sambungan telepon dari Nabire, Kamis (30/4) malam.

Ia menambahkan bahwa meskipun sudah ada beberapa daerah seperti Jayapura dan sejumlah wilayah di Papua Tengah yang mengeluarkan himbauan terkait pendidikan gratis, pelaksanaannya masih belum merata. Bahkan, di dua kabupaten lainnya, anggaran MBG justru dialihkan untuk program pangan lokal, tanpa kejelasan terhadap sektor pendidikan.

Dalam aksi ini, SPWP se-Tanah Papua turut bergabung menyuarakan tuntutan yang sama, yakni pendidikan gratis untuk seluruh wilayah Papua. Aksi akan difokuskan di beberapa titik kumpul strategis di Nabire, yakni Karang Mulia, Kalisusu, Kalibobo, Jepara 2, dan SP 2.

Aliansi menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk kepedulian terhadap masa depan pendidikan di Papua dan sebagai peringatan atas pentingnya menjadikan Hari Pendidikan Nasional sebagai momentum perubahan kebijakan yang pro-rakyat. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Koalisi HAM Papua Desak Presiden Bertindak, Dugaan Penyiksaan dan Salah Tangkap Warnai Operasi Aparat di Tambrauw

JAYAPURA, TOMEI.ID | Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua mendesak Presiden Republik…

8 jam ago

TPNPB Kodap IV Sorong Raya Umumkan Duka Nasional, Jenazah Peltu Alfons Sorry Diklaim Ditahan Militer Indonesia

JAYAPURA, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB secara resmi mengumumkan duka nasional atas gugurnya…

9 jam ago

Panen Perdana di Hitadipa: Kelompok Tani Air Madu Buktikan Kemandirian, Desak Dukungan Nyata Pemda Intan Jaya

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Panen perdana komoditas kentang oleh Kelompok Tani Air Madu di Kampung…

10 jam ago

ASN Fleksibel Saat Libur Panjang: Modernisasi atau Ujian Pelayanan Publik?

Oleh: Andreas Gobay, S.Sos., M.A. Kebijakan kerja fleksibel bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diterapkan…

1 hari ago

TPNPB Klaim Serangan di Maybrat, Sebut 8 Aparat Tewas dan Sita Senjata

MAYBRAT, TOMEI.ID | Kelompok yang menamakan diri Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim bertanggung…

1 hari ago

Bupati Dogiyai Terbitkan Instruksi Tegas: Miras, Kekerasan, dan Pemalangan Dilarang

DOGIYAI, TOMEI.ID | Bupati Kabupaten Dogiyai, Yudas Tebai dan wakil bupati, Yuliten Anouw, menerbitkan Instruksi…

1 hari ago