NABIRE, TOMEI.ID | Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Provinsi Papua Tengah menggelar Rapat Koordinasi Wilayah I (Rakorwil I) di Adamant Hotel, Wadio, Kabupaten Nabire, Kamis (23/10/2025).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPW Perindo Papua Tengah, Amandus Pigai, dan dihadiri jajaran pengurus DPP, DPW, serta DPD dari delapan kabupaten.
Rakorwil I menjadi momen strategis untuk memperkuat konsolidasi partai dan menyiapkan langkah politik menghadapi Pilkada serentak 2026.
Dalam sambutannya, Amandus Pigai menekankan bahwa seluruh kader harus bekerja solid, disiplin, dan turun langsung ke masyarakat.
“Rakorwil ini bukan hanya rapat formal, tapi ajang memperkuat semangat perjuangan menuju kemenangan politik. Perindo harus hadir nyata di tengah rakyat dan membawa program yang berpihak pada kesejahteraan,” ujar Amandus Pigai.
Perwakilan DPP Partai Perindo, Antonius Ledo, menambahkan pentingnya loyalitas kader terhadap garis partai serta kerja lapangan yang terukur.
Selain arahan strategis, Rakorwil I juga membahas evaluasi kinerja, penguatan struktur kepengurusan, pelatihan kader muda, dan optimalisasi program kerja di tingkat distrik hingga kampung.
Rakorwil I menegaskan bahwa Perindo Papua Tengah bukan sekadar hadir di atas kertas, tetapi siap bergerak nyata demi rakyat dan kemenangan politik di Pilkada mendatang. [*].
DOGIYAI, TOMEI.ID | Situasi keamanan di Distrik Dogiyai, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, kembali memanas setelah…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) Koordinator Wilayah Kabupaten Yalimo Kota Studi Manokwari,…
JAKARTA, TOMEI.ID | Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik…
WAMENA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan rumah ibadah dengan…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Manajemen Persipura Jayapura akhirnya buka suara terkait kerusuhan yang pecah usai laga…
WAMENA, TOMEI.ID | Tragedi kemanusiaan mengguncang Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, setelah sedikitnya sembilan warga dilaporkan…