Berita

Anthonius Wetipo Nahkodai Golkar Jayawijaya 2026–2031, Tegaskan Siap Konsolidasi Total hingga Akar Rumput

WAMENA, TOMEI.ID | Anthonius Wetipo terpilih sebagai Ketua DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Jayawijaya periode 2026–2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang berlangsung Jumat, 24 April 2026.

Pemilihan yang diikuti tiga kandidat ini berlangsung demokratis, tertib, dan mencerminkan soliditas internal partai. Terpilihnya Wetipo menandai konsensus politik kader Golkar Jayawijaya untuk mendorong kepemimpinan yang kuat, terarah, dan berorientasi pada kerja nyata.

Dalam pidato perdananya, Wetipo menegaskan bahwa mandat yang diterimanya adalah amanah kolektif untuk memperkuat organisasi sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.

“Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena melalui proses Musyawarah Daerah yang demokratis dan penuh kebersamaan, saya dipercaya untuk memimpin Partai Golkar Kabupaten Jayawijaya. Kepemimpinan bukanlah kemenangan pribadi, melainkan amanah besar untuk memperkuat solidaritas, memperjuangkan aspirasi masyarakat, dan menjaga marwah Partai Golkar sebagai rumah politik yang terbuka bagi semua,” ujarnya.

Ia langsung menggariskan agenda strategis: konsolidasi total dari tingkat kabupaten hingga distrik dan kampung, penguatan struktur partai, serta memastikan kehadiran Golkar tidak berhenti pada retorika, tetapi terukur dalam karya nyata.

“Ke depan, kita akan bekerja bersama membangun organisasi yang solid, memperkuat konsolidasi di tingkat distrik hingga kampung, serta memastikan Partai Golkar hadir dengan karya nyata bagi masyarakat Jayawijaya. Mari kita satukan langkah, jaga persaudaraan, dan wujudkan politik yang bermartabat demi kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Musda ini menjadi titik konsolidasi penting bagi Golkar Jayawijaya dalam menyusun arah politik ke depan, sekaligus mempertegas posisi partai sebagai instrumen perjuangan pembangunan yang terorganisir di wilayah Papua Pegunungan.

Dengan kepemimpinan baru ini, Golkar Jayawijaya dihadapkan pada tantangan untuk menjaga soliditas internal, memperluas basis dukungan, serta memastikan setiap kebijakan dan gerakan politik benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Bupati Nabire Minta Kepala Suku Moni dan Mee Serahkan Terduga Pelaku Kericuhan ke Polisi

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Nabire, Mesak Magai, meminta para kepala suku Moni dan Mee segera…

15 jam ago

11 Orang Luka, 8 Kendaraan Rusak; Dua Kelompok di Nabire Sepakat Berdamai

NABIRE, TOMEI.ID | Dua kelompok masyarakat yang terlibat keributan di kawasan depan SMP Negeri 2…

15 jam ago

HUT ke-70 GBGP di Tanah Papua, Gubernur Meki Nawipa Tekankan Peran Gereja dalam Pembangunan dan Perdamaian

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan pentingnya peran gereja dalam mendukung pembangunan…

15 jam ago

BREAKING NEWS: Persoalan Sampah Dapur MBG Diduga Picu Kericuhan di Bumi Wonorejo Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Persoalan sampah yang diduga berasal dari dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG)…

1 hari ago

Green Policing di Taman Gizi, Kapolda Papua Tengah Bersihkan Lingkungan dan Dengarkan Curhat Warga

NABIRE, TOMEI.ID | Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini bersama personel kepolisian melaksanakan kegiatan…

2 hari ago

200 Mahasiswa Teknik UNCEN Dibekali Wawasan Industri Freeport, Teknologi dan Kompetensi Jadi Fokus

JAYAPURA, TOMEI.ID | Sebanyak 200 mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih (UNCEN) mengikuti program Eksekutif Mengajar…

2 hari ago