Berita

BAPPEDA dan BPKAD Dogiyai Genjot Realisasi Dana Otsus 2026, Cegah Penumpukan Program di Akhir Tahun

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bersama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) mengambil langkah percepatan realisasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026 guna memastikan program pembangunan dan pelayanan masyarakat dapat berjalan sesuai target.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penyusunan Perubahan Rencana Anggaran dan Program (RAP) Dana Otsus Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Rumah Makan Selera, Nabire, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri 23 kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), operator Dana Otsus, serta bendahara pengelola Dana Otsus di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dogiyai.

Selain melakukan penginputan data realisasi fisik dan keuangan triwulan I dan II ke dalam Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD), forum tersebut juga menjadi sarana evaluasi dan penyesuaian program agar pelaksanaan Dana Otsus lebih efektif, tepat sasaran, dan berdampak langsung kepada masyarakat.

Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Dogiyai, Yakobus Dogomo, menegaskan bahwa percepatan pelaksanaan program merupakan kunci agar manfaat Dana Otsus dapat segera dirasakan oleh masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Dogiyai.

“Percepatan realisasi ini penting agar manfaat dana Otsus segera dirasakan oleh masyarakat, khususnya masyarakat asli Papua yang berada di Kabupaten Dogiyai. Jangan menumpuk seluruh kegiatan di akhir tahun, tetapi segera laksanakan sesuai Rencana Anggaran Kas (RAK) Tahun 2026 yang telah disusun di awal tahun,” ujar Dogomo.

Ia menekankan bahwa pelaksanaan program yang tepat waktu tidak hanya meningkatkan serapan anggaran, tetapi juga memastikan pembangunan dan pelayanan publik berjalan sesuai kebutuhan masyarakat di berbagai sektor.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Fisik dan Prasarana (Fispra) Bappeda Kabupaten Dogiyai, Marselus Ukago, menegaskan komitmen pihaknya untuk memberikan pendampingan teknis kepada seluruh OPD dalam proses pelaporan dan penginputan data realisasi Dana Otsus.

“Kami siap mendampingi dan memandu rekan-rekan dari seluruh OPD dalam menginput data realisasi dana Otsus ke dalam sistem SIKD sampai selesai dan tuntas. Oleh karena itu, kami memohon kerja sama yang baik dari semua bendahara pengelola maupun operator Otsus di masing-masing instansi agar proses ini berjalan lancar, akurat, dan tepat waktu,” tegas Marselus Ukago.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Dogiyai berupaya memperkuat tata kelola Dana Otsus yang transparan, akuntabel, dan berbasis kinerja. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan setiap program yang didanai Otsus benar-benar memberikan kontribusi terhadap percepatan pembangunan daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Dogiyai. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

KNPB Nabire Lantik Pengurus Baru Sektor Yamewa, Perkuat Konsolidasi Basis

NABIRE, TOMEI.ID | Badan Pengurus Wilayah Komite Nasional Papua Barat (BPW-KNPB) Nabire melantik pengurus baru…

9 jam ago

Wagub Ones Pahabol: Generasi Papua Adalah Matahari Baru yang Harus Bangkit

WAMENA, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Ones Pahabol, menegaskan masa depan pembangunan wilayahnya sangat…

18 jam ago

14 Grup Band Papua Pegunungan Bawa Misi Budaya ke PRF IX di Nabire

WAMENA, TOMEI.ID | Sebanyak 14 grup band dari delapan kabupaten di Papua Pegunungan siap tampil…

18 jam ago

KINGMI Deiyai Siap Sambut Gubernur Papua Tengah di Kingmi Center

DEIYAI, TOMEI.ID | Gereja Kemah Injil (KINGMI) Tanah Papua Koordinator Deiyai memastikan kesiapan menyambut dan…

18 jam ago

Satpol PP Dogiyai Pastikan Lokasi Kunjungan Gubernur Papua Tengah di Mapia Aman

DOGIYAI, TOMEI.ID | Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Dogiyai memastikan lokasi yang akan…

21 jam ago

KLDM Pos Kigamani Konsisten Gerakkan Literasi Dasar bagi Anak dan Masyarakat

KIGAMANI, TOMEI.ID | Komunitas Literasi Dogiyai Maju (KLDM) Pos Kampung Kigamani terus menggerakkan literasi dasar…

21 jam ago