Berita

Bapperida Papua Tengah Matangkan RAP Otsus 2026, Fokus pada Program Prioritas Masyarakat

NABIRE, TOMEI.ID | Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Papua Tengah menggelar rapat koordinasi strategis guna menyusun Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026.

Pertemuan ini bertujuan memastikan pengelolaan anggaran tahun 2026 dirancang secara terarah, akuntabel, efisien, transparan, serta selaras dengan visi pembangunan daerah dan prioritas nasional yang telah ditetapkan.

Rapat yang berlangsung di ruang kerja Kepala Bapperida Papua Tengah pada Sabtu (27/12/2025) tersebut dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah serta dihadiri oleh tim perencanaan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemerintah provinsi.

Rapat yang berlangsung di ruang kerja Kepala Bapperida Papua Tengah pada Sabtu (27/12/2025) tersebut dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule. (Foto: Humas Pemprov Papua Tengah).

Kepala Bapperida Papua Tengah, Eliezer Yogi, menegaskan bahwa perencanaan Dana Otsus tidak boleh lagi bersifat rutin administratif. Ia mewajibkan setiap perencanaan berangkat dari kebutuhan riil masyarakat dan didukung oleh data yang akurat guna menjamin efektivitas anggaran.

“Dana Otonomi Khusus harus direncanakan secara cermat dan efisien. Setiap rupiah yang dialokasikan harus jelas tujuan dan dampaknya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Eliezer dalam arahannya.

Terdapat tiga fokus utama dalam pembahasan RAP 2026 ini, yaitu sinkronisasi lintas sektor guna mencegah tumpang tindih program antar-bidang dan OPD, validasi rencana anggaran berbasis input data dari OPD pelaksana, serta penetapan skala prioritas untuk memastikan setiap program unggulan benar-benar menyentuh kebutuhan mendesak masyarakat di Provinsi Papua Tengah.

Forum tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang pemaparan oleh para kepala bidang di lingkungan Bapperida terkait rencana pemanfaatan Dana Otsus serta data program dan kegiatan yang telah diinput oleh OPD pelaksana. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh perencanaan tersusun komprehensif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Bupati Nabire Minta Kepala Suku Moni dan Mee Serahkan Terduga Pelaku Kericuhan ke Polisi

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Nabire, Mesak Magai, meminta para kepala suku Moni dan Mee segera…

1 hari ago

11 Orang Luka, 8 Kendaraan Rusak; Dua Kelompok di Nabire Sepakat Berdamai

NABIRE, TOMEI.ID | Dua kelompok masyarakat yang terlibat keributan di kawasan depan SMP Negeri 2…

1 hari ago

HUT ke-70 GBGP di Tanah Papua, Gubernur Meki Nawipa Tekankan Peran Gereja dalam Pembangunan dan Perdamaian

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan pentingnya peran gereja dalam mendukung pembangunan…

1 hari ago

BREAKING NEWS: Persoalan Sampah Dapur MBG Diduga Picu Kericuhan di Bumi Wonorejo Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Persoalan sampah yang diduga berasal dari dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG)…

2 hari ago

Green Policing di Taman Gizi, Kapolda Papua Tengah Bersihkan Lingkungan dan Dengarkan Curhat Warga

NABIRE, TOMEI.ID | Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini bersama personel kepolisian melaksanakan kegiatan…

2 hari ago

200 Mahasiswa Teknik UNCEN Dibekali Wawasan Industri Freeport, Teknologi dan Kompetensi Jadi Fokus

JAYAPURA, TOMEI.ID | Sebanyak 200 mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih (UNCEN) mengikuti program Eksekutif Mengajar…

2 hari ago