Berita

Bawa 24 Pemain, Persipura Siap Hadapi Persiku di Stadion Wergu Wetan, Jumat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Persipura Jayapura membawa 24 pemain saat melakoni laga tandang melawan Persiku Kudus pada pekan ke-18 Pegadaian Championship 2025/26.

Pertandingan penutup putaran kedua ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (30/1/2026), pukul 17.30 WIT.

Laga tersebut krusial bagi kedua tim dalam persaingan papan atas klasemen Grup Timur. Barito Putera masih memimpin dengan 36 poin, disusul PSS Sleman dengan 35 poin. Persipura Jayapura menempel di posisi ketiga dengan koleksi 34 poin.

Pelatih kepala Persipura Jayapura, Rahmad Darmawan, mengatakan keputusan membawa 24 pemain dilakukan untuk mengantisipasi kondisi kebugaran skuad yang tidak sepenuhnya ideal akibat padatnya jadwal pertandingan.

“Kami membawa 24 pemain karena ada beberapa yang kondisinya belum optimal. Jadwal pertandingan juga cukup mepet, dari Sabtu ke Jumat,” ujar Rahmad Darmawan saat konferensi pers, Kamis (29/1/2026).

Rahmad menambahkan, tim datang lebih awal ke Kudus guna meminimalkan kelelahan pemain usai laga sebelumnya.

“Persiapan kami cukup baik. Secara keseluruhan tim siap bertanding dan diharapkan bisa menampilkan permainan maksimal,” katanya.

Dari sisi pemain, gelandang Persipura Jayapura, Markus Madjar, menegaskan kesiapan tim menghadapi Persiku Kudus.

“Program latihan sudah kami jalankan dengan baik. Kami siap bertanding dan berusaha meraih poin untuk dibawa pulang ke Jayapura,” ujarnya.

Terkait kekuatan lawan, Rahmad Darmawan mengakui Persiku Kudus memiliki sejumlah pemain asing berkualitas, termasuk dua rekrutan baru. Namun, ia menilai ancaman tidak hanya datang dari pemain tertentu.

“Semua pemain Persiku punya kualitas. Mereka tampil solid pada laga sebelumnya. Fokus kami bagaimana tim bekerja disiplin dan efisien,” tegasnya.

Persipura Jayapura menargetkan hasil positif guna menjaga peluang bersaing di papan atas klasemen Grup Timur. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Kapolda Papua Tengah Klaim Situasi Dogiyai Aman

DOGIYAI, TOMEI.ID | Klaim aparat bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) di Kabupaten Dogiyai…

4 jam ago

Koteka Sebagai Simbol Identitas Budaya Melanesia di Papua Barat

Oleh: Marius Nokuwo Terkhusus di wilayah pegunungan Papua, identitas kultural terpetakan jelas dalam dua rumpun…

5 jam ago

Batik Air Bakal Masuk Nabire 23 April: Pemprov Papua Tengah Dorong Lompatan Konektivitas dan Ekonomi Wilayah

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memastikan rencana masuknya Batik Air ke Bandara…

5 jam ago

Konflik Dan Kekerasan Dogiyai Gugurnya Hak untuk Hidup, Duka yang Tak Memihak

Oleh: Frater Sebedeus Mote ​​Sepanjang sejarah dalam kehidupan manusia tidak ada yang lebih berharga pada…

6 jam ago

Anderian Kamo Tegas Soroti Tragedi Dogiyai: KOMPASS Desak Pengusutan Transparan dan Pendekatan Humanis Berbasis HAM

DOGIYAI, TOMEI.ID | Ketua Umum Komunitas Mahasiswa Papua Se-Sumatera (KOMPASS), Anderian Kamo, menyampaikan pernyataan sikap…

7 jam ago

Papua Tengah Dorong Dana Abadi Daerah: Instrumen Strategis Perkuat Ketahanan Fiskal dan Pembangunan Berkelanjutan

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mulai mematangkan langkah pembentukan Dana Abadi Daerah…

9 jam ago