Berita

BREAKING NEWS: 20 Narapidana Kabur dari Lapas Kelas IIB Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 20 Warga Binaan Lapas Kelas IIB Nabire dilaporkan melarikan diri melalui pintu depan dengan cara melukai petugas penjaga.

Diketahui, beberapa dari mereka diketahui membawa senjata tajam (sajam).

Petugas menyebut peristiwa pelarian ini terjadi secara mendadak dan mengejutkan.

Berikut adalah daftar nama narapidana yang berhasil kabur dari Lapas: Ardinus Kogoya, Yantis Murib, Junius Waker, Agus Gobai, Alenus Tabuni alias Komputer, Jeheskiel Degey, Anan Nawipa, Marinus Tabuni, Yotenus Wonda, Alison Wonda, Pelinus Kogoya alias Solikin alias Mairon Tabuni, Noak Tekege, Tandangan Kogoya alias Kamenak Kogoya alias Kamenak Gire, Roy Wonda, Andreas Tekege, Salomo Tekege, Yakobus Nawipa, Jemison Gobai, Mandison Kogoya alias Gimun Kogoya.

Sebagian besar dari para narapidana yang kabur tersebut merupakan tahanan kasus berat, termasuk pidana pembunuhan, kepemilikan senjata api ilegal, hingga keterlibatan dalam jaringan Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah Papua.

Beberapa nama seperti Pelinus Kogoya alias Solikin dan Tandangan Kogoya alias Kamenak Gire telah masuk dalam daftar pengawasan intelijen aparat keamanan sejak lama.

Menurut petugas, pelarian ini diduga telah direncanakan dengan matang, mengingat aksi mereka berlangsung cepat dan terkoordinasi. Setidaknya satu petugas lapas dilaporkan mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam saat mencoba menghalangi pelarian.

Pihak Lapas bersama kepolisian dan TNI kini membentuk tim gabungan untuk melakukan penyisiran di seluruh wilayah Nabire dan sekitarnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

DPR Papua Tengah dan Kapolda Bahas Regulasi Khusus Kepolisian, Dorong Afirmasi OAP dan Pemolisian Berbasis Adat

NABIRE, TOMEI.ID | DPR Papua Tengah bertemu Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini di…

2 jam ago

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Papua Tengah Gelar Bhakti Religi Lintas Agama di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Polda Papua Tengah menggelar Bhakti Religi secara serentak di sejumlah rumah ibadah…

2 jam ago

Mahasiswa Yahukimo Kritik Dukungan Ketua DPRD terhadap Pembangunan Pos Militer

DEKAI, TOMEI.ID | Mahasiswa Yahukimo menyampaikan penolakan terhadap dukungan Ketua DPRD Kabupaten Yahukimo, Son Pahabol,…

2 jam ago

Temu Akbar Mahasiswa dan Korban PSN di Papua, Desak Perlindungan Hak Masyarakat Adat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Solidaritas Mahasiswa Papua (SOMAP) menggelar seminar bertajuk â€œKonsolidasi dan Temu Akbar Bersama Korban…

3 jam ago

Berkat Dukungan FI, 40 Mama-Mama Kamoro Ikuti Pelatihan Olahan Pangan Lokal Dorong Kemandirian Ekonomi Keluarga

TIMIKA, TOMEI.ID | Sebanyak 40 mama-mama Kamoro dari delapan kampung pesisir di Kabupaten Mimika, Papua…

3 jam ago

KOMPASS Desak Investigasi Independen atas Dugaan Korban Sipil di Agisiga, Intan Jaya

SUMUT, TOMEI.ID | Komunitas Mahasiswa Papua Se-Sumatera (KOMPASS) mendesak pemerintah dan lembaga terkait untuk segera…

3 jam ago