JAYAPURA, TOMEI.ID | Aksi solidaritas mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) bertema “Tinjau Kembali Roma Agreement” berakhir ricuh di kawasan Kampus Uncen Atas, Selasa (30/9/2025) pagi.
Kericuhan pecah setelah aparat kepolisian memaksa massa aksi membubarkan diri sekitar pukul 09.30 WIT. Negosiasi yang dilakukan perwakilan mahasiswa tidak mencapai kesepakatan, sehingga situasi memanas. Polisi sebelumnya hanya mengizinkan aksi berlangsung hingga pukul 10.00 WIT, sementara mahasiswa bersikeras melanjutkan.
Ketegangan semakin meningkat ketika aparat dilaporkan melakukan pemukulan terhadap negosiator aksi. Tak lama kemudian, empat mahasiswa ditangkap, masing-masing Darky Uopmabin, Nopelianus Dogopia, Ambrosius Yeimo, dan Rio Yalak. Penangkapan itu memicu kemarahan peserta aksi yang berusaha menyelamatkan diri ke dalam area kampus.
Hingga siang hari, ratusan mahasiswa masih bertahan di sekitar Kampus Uncen Atas. Aparat kepolisian memperketat penjagaan dan menutup akses masuk melalui Gapura Uncen. Kondisi di lokasi dilaporkan masih tegang dan belum sepenuhnya kondusif. [*].
JAYAPURA, TOMEI.ID | Ketua Umum Front PEPERA Papua Barat, Selpius Bobii, menyampaikan surat terbuka kepada…
PANIAI, TOMEI.ID | Panglima Tertinggi West Papua Army (WPA), Damianus Magai Yogi, menyerukan persatuan dan…
NABIRE, TOMEI.ID | Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) bersama Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP)…
INTAN JAYA, TOMEI.ID | Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, turun langsung ke lokasi penemuan jenazah…
NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 919 aparatur resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Anggota DPD RI asal Papua Barat, Lameck Dowansiba, menegaskan noken bukan sekadar…