INTAN JAYA, TOMEI.ID | Sejumlah warga sipil, termasuk seorang kepala kampung di Kampung Jalai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, dilaporkan ditangkap dan diduga disiksa aparat militer nonorganik pada Jumat (17/7/2026).
Masyarakat mengklaim penangkapan dilakukan tanpa dasar yang jelas dan disertai perlakuan yang dinilai tidak manusiawi.
Menurut keterangan warga, peristiwa tersebut terjadi di wilayah Siska, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah.
Redaksi tomei.id masih menelusuri jumlah warga yang dilaporkan ditangkap, identitas mereka, kronologi kejadian, serta dugaan perlakuan yang dialami selama proses penangkapan. [*].
NABIRE, TOMEI.ID | Ketua I Badan Pengurus Wilayah Komite Nasional Papua Barat (BPW-KNPB) Nabire, Jeckson…
Oleh: Sebedeus G Mote Epilog Jangan korbankan warga sipil’ kalimat ini sering diungkapkan secara spontan…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Papua Barat, mendorong perluasan informasi kepada masyarakat untuk…
WAMENA, TOMEI.ID | Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan, Yanius Telenggen, menekankan pentingnya persatuan dan…
Penulis: Yohanes Gobai Abang, sa tadi itu kepala sakit sekali.” “Maksudnya bagaimana?” “Tadi saat memberikan…
DOGIYAI, TOMEI.ID | Intelektual Dogiyai, Fransiskus Yobee, meminta Kepolisian Resor (Polres) Dogiyai mengedepankan prosedur hukum,…