Berita

Brimob Datangi RSUD Dogiyai, Dugaan Intimidasi Saksi Kematian Juventus Edowai Picu Sorotan Publik

DOGIYAI, TOMEI.ID | Situasi di RSUD Pratama Dogiyai, Papua Tengah, dilaporkan memanas setelah sejumlah personel Brimob bersenjata lengkap mendatangi area rumah sakit pada Jumat (8/5/2026), di tengah polemik penanganan kasus kematian Juventus Edowai dalam tragedi berdarah di Dogiyai.

Kehadiran aparat tersebut memicu sorotan publik karena muncul dugaan intimidasi terhadap saksi dan tenaga kesehatan yang disebut mengetahui proses penanganan jenazah korban. Peristiwa ini pun menambah ketegangan di tengah masyarakat yang sejak beberapa hari terakhir terus menyoroti perkembangan kasus tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga dan tenaga kesehatan, sekitar pukul 15.00 WIT tiga truk Brimob tiba di lingkungan RSUD Dogiyai. Aparat disebut memasuki area rumah sakit dengan membawa perlengkapan lengkap, sehingga memicu kepanikan di kalangan petugas medis, pegawai rumah sakit, dan keluarga pasien.

Sejumlah sumber menduga kedatangan aparat berkaitan dengan posisi tenaga kesehatan RSUD Dogiyai yang dianggap mengetahui proses penanganan jenazah Juventus Edowai, termasuk dugaan pengembalian dua jari korban yang sebelumnya dilaporkan terpotong.

Dalam informasi yang beredar luas di media sosial, disebutkan bahwa dua anggota polisi diduga menyerahkan potongan jari tersebut kepada pihak rumah sakit. Narasi itu kemudian memunculkan berbagai tuduhan serta spekulasi publik terkait dugaan keterlibatan aparat dalam insiden kematian Juventus Edowai.

Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Polres Dogiyai maupun Polda Papua Tengah terkait informasi dan tuduhan yang berkembang di tengah masyarakat tersebut.

Karena itu, seluruh informasi yang beredar saat ini masih memerlukan verifikasi, klarifikasi, dan pendalaman lebih lanjut dari aparat penegak hukum maupun lembaga independen guna memastikan fakta sebenarnya di lapangan.

Di tengah meningkatnya perhatian publik, sejumlah pihak mulai mendesak adanya perlindungan terhadap para saksi, khususnya tenaga kesehatan RSUD Dogiyai yang dinilai rentan mengalami tekanan maupun intimidasi.

Desakan juga diarahkan kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI agar segera turun langsung ke Dogiyai untuk melakukan pemantauan independen terhadap perkembangan kasus, situasi keamanan, serta dugaan intimidasi terhadap saksi-saksi kunci.

“STOP TEROR SAKSI KUNCI. KOMNAS HAM RI SEGERA LINDUNGI PARA SAKSI TRAGEDI BERDARAH DI DOGIYAI,” demikian seruan yang beredar luas di tengah masyarakat dan media sosial.

Hingga Jumat malam, kondisi keamanan di Dogiyai dilaporkan masih menjadi perhatian serius warga menyusul meningkatnya ketegangan pasca-insiden yang menewaskan Juventus Edowai dan berkembangnya berbagai informasi yang belum sepenuhnya terverifikasi.

Media ini masih terus berupaya menghubungi pihak kepolisian, manajemen RSUD Dogiyai, pemerintah daerah, serta pihak-pihak terkait lainnya guna memperoleh konfirmasi resmi dan menjaga keberimbangan informasi dalam pemberitaan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Wagub Deinas Geley Dorong Wartawan Ukir Ribuan Kata untuk Papua

PANIAI, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mendorong wartawan di Paniai terus bekerja…

4 jam ago

IDI Papua Tengah 2025 Capai 59,24, Ukkas Dorong RAD Demokrasi Lebih Terukur

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong penguatan kualitas demokrasi melalui penyusunan Rencana…

4 jam ago

Kunker ke Paniai, Wagub Deinas: Kami Tak Kasih Uang, Kami Buka Program

PANIAI, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan Pemerintah Provinsi Papua Tengah tidak…

7 jam ago

Wagub Deinas Geley Serahkan 38 Motor Ojek dan Rp1,5 Miliar untuk RSUD Paniai

PANIAI, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menyerahkan bantuan 38 unit sepeda motor…

9 jam ago

Temui Siswa Kepas Kopo Paniai Timur, Wagub Deinas: Jangan Melawan Guru

PANIAI, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan pentingnya sikap hormat kepada guru…

9 jam ago

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak, Polisi Kejar Pelaku; TPNPB Klaim Bertanggung Jawab

WAMENA, TOMEI.ID | Tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya tewas ditembak di Kampung Muliama, Distrik…

9 jam ago