Berita

Bupati Dogiyai Komitmen Gandeng PLN Siap Hadirkan Layanan Listrik 24 Jam untuk Desa Motito dan Bobobutu

DOGIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten Dogiyai bersama PLN berkomitmen siap menghadirkan layanan listrik 24 jam bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun infrastruktur dasar yang merata, sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan warga.

Komitmen tersebut segera diwujudkan melalui rencana peresmian Desa Motito dan Desa Bobobutu sebagai Desa Berlistrik PLN dalam waktu dekat.

Kehadiran listrik di kedua desa ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembangunan daerah, membuka akses pelayanan publik yang lebih baik, serta mempercepat tercapainya kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Dogiyai.

Manager UP2K Papua Tengah, Reinhard Tan Sayori, menyampaikan bahwa PLN terus mengawal secara intensif progres pemasangan instalasi dan kWh meter di Desa Motito dan Desa Bobobutu agar segera dapat menikmati layanan listrik 24 jam.

“Kami pastikan Desa Motito dan Bobobotu segera mendapatkan aliran listrik PLN secara penuh. Ini menjadi wujud nyata komitmen PLN dalam mendukung pembangunan daerah,” ungkap Reinhard di Dogiyai, Minggu (17/8/2025).

Sementara itu, Bupati Kabupaten Dogiyai, Yudas Tebai, menyampaikan apresiasi kepada PLN sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus bersinergi dengan PLN UP2K Papua Tengah dan PLN UP3 Nabire dalam mewujudkan pemerataan layanan listrik bagi masyarakat.

“Pemda Dogiyai siap bekerja sama dengan PLN untuk mewujudkan desa-desa berlistrik. Listrik adalah kebutuhan dasar sekaligus penopang pembangunan pendidikan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Yudas Tebai.

Sejalan dengan momentum peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, realisasi listrik desa ini diharapkan menjadi kado istimewa bagi masyarakat Dogiyai. PLN dan Pemda bersepakat melaksanakan launching resmi dalam waktu dekat sebagai tanda dimulainya layanan listrik di dua desa tersebut.

TL Perencanaan Lisdes UP2K Papua Tengah, Viktori Bunga Bongga, menegaskan bahwa pihaknya saat ini tengah menunggu proses akhir pemasangan instalasi dan kWh meter di Desa Motito dan Desa Bobobutu. Hal ini menjadi tahapan penting sebelum dilakukan peresmian sebagai Desa Berlistrik PLN.

“Kami sementara menunggu tahap akhir pemasangan instalasi dan kWh meter. Harapannya, dalam waktu dekat dapat dilakukan peresmian bersama Pemda Dogiyai,” tegas Viktori.

Dengan hadirnya listrik di Desa Motito dan Bobobutu, masyarakat Dogiyai diharapkan dapat merasakan manfaat nyata pembangunan infrastruktur dasar, sekaligus membuka peluang lebih luas dalam meningkatkan taraf hidup dan mendorong kemajuan daerah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

HIPMI Papua Pegunungan Sinkronkan Diklatda dan Forum Bisnis dengan Visi Ekonomi Gubernur

WAMENA, TOMEI.ID | Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Papua Pegunungan menegaskan…

30 menit ago

Mahasiswa Papua di Malang Soroti Operasi Militer, Desak Negara Usut Dugaan Pelanggaran HAM di Tanah Papua

MALANG, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Papua (IPMAPA) se-Malang Raya bersama Front Rakyat Indonesia…

35 menit ago

Mahasiswa Papua Pegunungan Didorong Jadi Pengusaha, HIPMI Ubah Pola Pikir Ketergantungan pada PNS

WAMENA, TOMEI.ID | Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Papua Pegunungan mulai…

42 menit ago

Pemprov Papua Tengah Tegaskan Generasi Berkarakter Rohani Jadi Penentu Masa Depan Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan pembinaan rohani dan penguatan karakter generasi…

52 menit ago

Sopir Angkutan di Wamena Keluhkan Dugaan Pungutan Tambahan BBM Subsidi di APMS

WAMENA, TOMEI.ID | Sejumlah sopir angkutan A1 dan A2 di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua…

59 menit ago

8 Pemuda Suku Kamoro Lulus IPN, Siap Kerja di Industri Perhotelan

TIMIKA, TOMEI.ID | Sebanyak delapan pemuda Orang Asli Papua (OAP) dari Kampung Ayuka dan Kampung…

1 jam ago