Berita

Bupati Intan Jaya Dorong Percepatan Infrastruktur Jalan, Akses Darat Dinilai Kunci Tekan Inflasi Daerah

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Kabupaten Intan Jaya, Aner Maisini, melakukan pertemuan langsung dengan Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Felix Fernando Wanggai, di Jakarta, guna membahas percepatan pembangunan strategis di wilayah pegunungan Papua Tengah.

Pertemuan yang turut dihadiri Wakil Bupati Intan Jaya, Elias Igapa, tersebut difokuskan pada penguatan pembangunan infrastruktur dasar, khususnya pembukaan dan peningkatan akses jalan darat sebagai tulang punggung konektivitas wilayah.

baca juga: Bupati Aner Maisini Nilai Program SSH Fondasi Strategis Pembangunan SDM Papua Tengah

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam mendorong sinkronisasi kebijakan percepatan pembangunan daerah dengan agenda nasional percepatan Otonomi Khusus Papua.

“Pertemuan langsung dengan Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua dilakukan untuk membahas arah kebijakan pembangunan daerah, khususnya percepatan infrastruktur di Kabupaten Intan Jaya,” ujar Aner Maisini saat dikonfirmasi tomei.id, Kamis (5/2/2026).

baca juga: Bupati Intan Jaya Tegaskan Pengelolaan Program MBG Berbasis Masyarakat Lokal dan Kearifan Daerah

Pembahasan utama difokuskan pada pembangunan dan pembukaan akses jalan darat yang menghubungkan wilayah Paniai–Intan Jaya hingga Wandai, Sugapa, Hitadipa, serta Beoga di Kabupaten Puncak, sebagai jalur strategis distribusi barang dan mobilitas masyarakat.

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan bahwa keterisolasian wilayah selama ini berdampak langsung terhadap tingginya biaya distribusi logistik dan kebutuhan pokok, sehingga membuka akses jalan darat dinilai sebagai solusi struktural untuk menekan inflasi daerah.

“Inflasi di Kabupaten Intan Jaya tergolong tinggi karena mahalnya harga kebutuhan pokok. Ketergantungan pada transportasi udara menjadi faktor utama tingginya biaya distribusi. Pembukaan akses jalan dan jembatan menjadi langkah strategis untuk menurunkan inflasi,” tegas Aner Maisini.

Usulan percepatan pembangunan infrastruktur tersebut telah memperoleh respons positif dari berbagai pihak, termasuk Wakil Presiden Republik Indonesia, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), serta dukungan kelembagaan dari Badan Percepatan Pembangunan Papua dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Pemerintah Kabupaten Intan Jaya berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten dapat mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur jalan sebagai fondasi pemerataan pembangunan, pengendalian inflasi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Intan Jaya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Gubernur Meki Nawipa Dorong Pangan Lokal Jadi Penggerak Ekonomi Petani Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong pengembangan pangan lokal, penguatan kelembagaan petani,…

2 jam ago

TPHKP Papua Tengah Perkuat Penyuluh Pertanian, Dorong Kemandirian Petani

NABIRE, TOMEI.ID | Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua Tengah memperkuat kapasitas…

4 jam ago

Korneles Kotouki Serukan Stop Bakar Hutan di Dogiyai: Jaga Alam, Selamatkan Masa Depan

DOGIYAI, TOMEI.ID | Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Dogiyai sekaligus Ketua Himpunan Kerukunan…

7 jam ago

Deinas Geley Tinjau Asrama dan RS Imanuel, Targetkan Perbaikan Layanan Pendidikan dan Kesehatan di Puncak Jaya

PUNCAK JAYA, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, meninjau pembangunan gedung asrama, mengunjungi…

1 hari ago

Ukkas Buka Sosialisasi Rencana Pangan Papua Tengah, Implementasi Program Jadi Tantangan

TIMIKA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan pembangunan tidak boleh berhenti pada peningkatan…

2 hari ago

Sweeping Alat Tajam di Dogiyai Jadi Sorotan, Kepala Distrik Kamuu dan 8 Kampung Temui Polisi

DOGIYAI, TOMEI.ID | Kepala Distrik Kamuu, Markus Auwe bersama perwakilan 8 kepala kampung menemui aparat…

2 hari ago