Berita

Bupati Nabire Resmikan Ruang PICU dan Launching SIM RS

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten Nabire secara resmi meresmikan dan membuka Ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) di RSUD Nabire, sekaligus meluncurkan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM RS) sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan kesehatan di daerah.

Ruang PICU ini merupakan fasilitas khusus yang didedikasikan untuk perawatan intensif anak-anak dengan kondisi kritis dan sakit parah, bertujuan mencegah serta mengatasi kegagalan fungsi organ vital. Dengan keberadaan ruangan ini, RSUD Nabire semakin memperkuat kapasitas dalam menangani kasus-kasus kritis anak tanpa harus merujuk pasien ke luar daerah.

Bupati Nabire, Mesak Magai, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi seluruh jajaran tenaga medis dan paramedis RSUD Nabire yang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

“Kesehatan adalah hak dasar setiap warga negara. Dengan hadirnya fasilitas PICU ini, kami berharap pelayanan kesehatan anak dapat lebih optimal dan menyeluruh. Saya mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk terus mengasah kompetensi dan memberikan pelayanan dengan sepenuh hati,” ujarnya.

Selain peresmian ruang PICU, pemerintah daerah juga melaunching Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM RS) yang akan mempermudah pengelolaan data dan administrasi rumah sakit secara digital. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi pelayanan di RSUD Nabire.

Pemkab Nabire menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kemajuan sektor kesehatan, namun keberhasilan ini juga membutuhkan partisipasi aktif dan kesadaran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang ada secara bijak.

Dengan langkah strategis ini, Pemerintah Kabupaten Nabire berupaya mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin profesional, modern, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya anak-anak yang menjadi generasi penerus bangsa. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Usai Konsumsi MBG, Siswa dan Guru di Nabire Alami Gejala Keracunan, Tujuh Dirawat

NABIRE, TOMEI.ID | Sejumlah siswa dan guru di tiga sekolah di Kabupaten Nabire, Papua Tengah,…

11 menit ago

Menjaga Nafas Leluhur: Roh Budaya Meepago di Tengah Arus Zaman

Oleh: Marius F. Nokuwo Di tengah arus globalisasi yang semakin kuat, masyarakat Papua menghadapi tantangan…

19 menit ago

Puskesmas Waghete Gelar Lokakarya Mini, Dorong Akreditasi dan Peningkatan Layanan Kesehatan

DEIYAI, TOMEI.ID | Puskesmas Waghete, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, menggelar kegiatan lokakarya mini pada Sabtu,…

5 jam ago

Pemkab Dogiyai Bakal Gelar Rapat Forkopimda Bahas Situasi Keamanan Daerah

DOGIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten Dogiyai bakal menggelar rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)…

5 jam ago

40 Persen Kepala Kampung Hadiri Rapat Persiapan Forkopimda di Dogiyai

NABIRE, TOMEI.ID | Sekitar 40 persen kepala kampung dari total 79 kampung di Kabupaten Dogiyai…

5 jam ago

Sinergi Pusat-Daerah, BRMP Papua Tengah Kuatkan Koordinasi Program Strategis Pertanian

NABIRE, TOMEI.ID | Upaya memperkuat sektor pertanian di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, terus digenjot…

11 jam ago