Berita

Bupati Paniai Tutup MuspasMee VIII, Tegaskan Sinergi Pemerintah Daerah dan Gereja

PANIAI, TOMEI.ID | Bupati Paniai, Yampit Nawipa, secara resmi menutup Musyawarah Pastoral Mee (MuspasMee) ke-VIII yang digelar di Paroki Kristus Jaya Komopa, Keuskupan Timika, Minggu (8/2/2026).

Penutupan tersebut menandai komitmen bersama antara pemerintah daerah dan Gereja dalam memperkuat pembangunan sosial berbasis nilai iman dan kemanusiaan yang berkelanjutan dan berkeadilan di Paniai.

Dalam sambutannya, Bupati Yampit Nawipa menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan Gereja memiliki posisi strategis dalam menjawab berbagai persoalan sosial masyarakat, khususnya di Kabupaten Paniai. Menurut Yampit Nawipa, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada aspek fisik, tetapi juga pada penguatan moral, spiritual, dan solidaritas sosial.

MuspasMee VIII merupakan forum pastoral strategis Gereja Katolik yang berfungsi sebagai ruang refleksi, evaluasi, serta perumusan arah pelayanan pastoral agar tetap relevan dengan dinamika sosial masyarakat Mee. Forum ini dinilai krusial di tengah tantangan kemiskinan, pendidikan, perdamaian, dan degradasi nilai kebersamaan yang semakin kompleks.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur pimpinan Gereja, para pastor, tokoh umat, serta perwakilan masyarakat dari berbagai wilayah. Kehadiran Pemerintah Kabupaten Paniai dalam forum pastoral ini menunjukkan pengakuan negara terhadap peran Gereja sebagai mitra strategis dalam pembinaan sosial dan spiritual masyarakat.

Perwakilan panitia pelaksana MuspasMee VIII, Pastor Yosep Setyadi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Paniai atas dukungan dan perhatian yang diberikan. Pastor Yosep Setyadi menilai kehadiran langsung Bupati Paniai bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap pelayanan Gereja yang bersentuhan langsung dengan kehidupan umat.

Dalam rangkaian penutupan kegiatan, Bupati Yampit Nawipa juga menyerahkan bantuan sarana pendukung kepada Paroki Kristus Jaya Komopa. Bantuan tersebut dimaksudkan untuk menunjang aktivitas pastoral dan sosial Gereja, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam pembangunan manusia seutuhnya di Kabupaten Paniai.

Melalui MuspasMee VIII, Gereja diharapkan mampu merumuskan langkah-langkah pelayanan yang lebih responsif, kontekstual, dan berpihak pada martabat manusia. Dukungan pemerintah daerah terhadap forum ini dipandang sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat Paniai yang harmonis, bermartabat, dan berkelanjutan.

Penutupan MuspasMee VIII berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan di Pastoran Komopa, Distrik Agadide. Momentum ini menjadi penegasan tekad kolektif seluruh pemangku kepentingan untuk terus membangun Paniai melalui kolaborasi yang inklusif dan berkesinambungan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Mutiara Hitam Menggila! Persipura Siap Hantam Persiba di Batakan, Duel Panas Penentu Arah Promosi

JAYAPURA, TOMEI.ID | Aroma panas langsung terasa jelang bentrok antara Persipura Jayapura kontra Persiba Balikpapan…

9 jam ago

Kejahatan Aparat terhadap Warga Sipil di Dogiyai sangat Parah, LP3BH Desak Investigasi Nasional hingga Internasional

MANOKWARI , TOMEI.ID | Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari…

9 jam ago

“Akan Meratakan Habis Warga Dogiyai” Ancaman Polisi di Balik Kematian JE

DOGIYAI, TOMEI.ID | Dugaan ancaman serius dari oknum aparat kepolisian mencuat di tengah penanganan kasus…

20 jam ago

Diadang Polisi! Kepala Distrik Kamuu Gagal Akses TKP, Ada Apa di Balik Kematian JE?

DOGIYAI, TOMEI.ID | Upaya Kepala Distrik Kamuu, Markus Auwe, untuk mendatangi lokasi ditemukannya jenazah mendiang…

1 hari ago

Dogiyai Berdarah Terkuak: Kronologi Lengkap, Nama Korban, dan Dugaan Pelanggaran HAM Menguat

DOGIYAI, TOMEI.ID | Situasi di pusat Kota Dogiyai hingga Rabu (2/4/2026) masih berada dalam kondisi…

1 hari ago

Darah Sipil Tumpah di Dogiyai, IPMDO Nabire Desak Copot Kapolres dan Bongkar Dugaan Pelanggaran HAM

NABIRE, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai (IPMDO) Kota Studi Nabire melontarkan kecaman keras…

1 hari ago