Berita

Bupati Yudas Tebai Temui Komunitas Ojek Dogiyai, Siapkan Dukungan Program dan Fasilitas Pengojek

DOGIYAI, TOMEI.ID | Bupati Kabupaten Dogiyai, Yudas Tebai mengunjungi Sekretariat Komunitas Pengojek Kabupaten Dogiyai pada Kamis (12/3/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum dialog antara pemerintah daerah dan para pengojek terkait aspirasi penguatan organisasi serta dukungan program ekonomi bagi para pengemudi ojek di wilayah tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, Yudas Tebai didampingi Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Dogiyai Agustinus Pigai. Pertemuan berlangsung di sekretariat komunitas pengojek dengan dihadiri pengurus dan anggota komunitas.

Dalam pertemuan itu, para pengojek menyampaikan sejumlah aspirasi kepada Pemerintah Kabupaten Dogiyai, antara lain permintaan dukungan dana hibah tahunan, pembangunan bengkel, penyediaan tempat pencucian kendaraan, bantuan perlengkapan ojek seperti helm, jaket, dan mantel, serta pembangunan pangkalan ojek di tiga lokasi.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Yudas Tebai menegaskan pemerintah daerah terbuka menerima usulan dari masyarakat, termasuk dari komunitas pengojek yang dinilai memiliki peran penting dalam aktivitas ekonomi lokal.

“Dalam waktu dekat pengurus bersama anggota segera mengurus akta notaris organisasi. Setelah itu didaftarkan di Kantor Kesbangpol Kabupaten Dogiyai, karena semua bantuan pemerintah kepada organisasi atau komunitas harus terdaftar secara resmi,” ujar Yudas Tebai.

Menurut Yudas Tebai, pemerintah daerah akan berupaya memfasilitasi aspirasi komunitas pengojek sesuai dengan aturan yang berlaku serta mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.

“Para pengojek Dogiyai merupakan bagian dari masyarakat Kabupaten Dogiyai. Setiap usulan akan disesuaikan dengan data yang ada dan kemampuan keuangan daerah,” jelas Yudas Tebai.

Yudas Tebai menambahkan bahwa dukungan pemerintah terhadap komunitas pengojek merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor transportasi informal.

“Pemerintah daerah berusaha mengakomodir aspirasi tersebut sesuai ketentuan yang berlaku. Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada para pengojek di Kabupaten Dogiyai,” tegas Tebai.

Sementara itu, Ketua Komunitas Pengojek Dogiyai Agus Tebai menyampaikan apresiasi atas kunjungan langsung Bupati Dogiyai ke sekretariat komunitas tersebut.

Menurut Agus Tebai, kunjungan tersebut memberikan kesempatan bagi para pengojek untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah daerah.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati Dogiyai yang telah datang langsung ke sekretariat komunitas pengojek sehingga kami dapat menyampaikan aspirasi secara terbuka,” kata Agus Tebai.

Pengurus komunitas juga berkomitmen segera melengkapi dokumen organisasi, termasuk akta notaris, sebelum didaftarkan secara resmi ke Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Dogiyai.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Komunitas Pengojek Dogiyai Derek Pigai melaporkan jumlah anggota komunitas pengojek saat ini telah mencapai lebih dari 200 orang.

Menurut Derek Pigai, jumlah tersebut merupakan pengojek yang telah terdata dan memiliki nomor helm resmi dari komunitas.

“Masih banyak pengojek lain yang belum memiliki nomor helm. Mereka berasal dari wilayah Kamuu dan Mapia,” ujar Derek Pigai.

Derek Pigai menjelaskan bahwa dua distrik di Kabupaten Dogiyai, yaitu Distrik Sukikai Selatan dan Distrik Piyaiye, belum memiliki banyak pengojek karena akses jalan darat menuju wilayah tersebut masih terbatas.

Komunitas Pengojek Dogiyai berharap dukungan pemerintah daerah dapat memperkuat organisasi sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan para pengemudi ojek di wilayah Kabupaten Dogiyai. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Gubernur Papua Genjot Stabilitas Harga, Gerakan Pangan Murah Jadi Tameng Ekonomi Rakyat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua terus melakukan langkah nyata untuk menjaga daya beli…

9 menit ago

36 Hari Bertahan dengan Peluru di Dada, Aliko Walia Akhirnya Meninggal di RSUD Mulia

NABIRE, TOMEI.ID | Duka kembali menyelimuti Papua Tengah. Aliko Walia, bocah asal Distrik Kembru yang…

19 menit ago

KNPB Tuding Aparat Kriminalisasi Aktivis Sipil di Yahukimo, Kone Kobak Bebas dari Tahanan

DEKAI, TOMEI.ID | Badan Pengurus Wilayah Komite Nasional Papua Barat (BPW-KNPB) Yahukimo mengecam penangkapan terhadap…

32 menit ago

Satpol PP Dogiyai Perkuat Pengamanan Sekolah, Pos Provost Resmi Diserahkan ke SMAN 2 dan SD YPPK Mauwa

DOGIYAI, TOMEI.ID | Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Dogiyai resmi menyerahkan kunci…

42 menit ago

Mahasiswa Mamberamo Raya Tagih Janji Pemda, Persoalan Asrama Dinilai Terus Diabaikan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Forum Mahasiswa Kabupaten Mamberamo Raya Kota Studi Jayapura mendesak Pemerintah Kabupaten Mamberamo…

49 menit ago

Nobar Film “Pesta Babi” di Jayapura Jadi Ruang Kritik Sosial, AKJB Soroti Perampasan Tanah dan Dugaan Pelanggaran HAM di Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Komunitas Anak Kompleks Jalan Baru (AKJB), Kotaraja, Kota Jayapura, menggelar kegiatan nonton…

2 hari ago