Berita

Bupati Yudas Tebai Turun Langsung ke Bomomani, Pastikan Pembangunan Asrama STP–STA Tidak Mandek

DOGIYAI, TOMEI.ID | Bupati Dogiyai Yudas Tebai, turun langsung ke Bomomani, Distrik Mapia, Selasa (10/3/2026), untuk memastikan pembangunan asrama Sekolah Tinggi Pertanian (STP) dan Sekolah Tinggi Agama (STA) berjalan sesuai rencana serta tidak mengalami hambatan di lapangan.

Kunjungan tersebut dilakukan setelah pemerintah daerah menerima berbagai laporan terkait progres pembangunan fasilitas pendidikan tersebut. Bomomani yang berada di wilayah Mapia dikenal sebagai salah satu kawasan strategis pengembangan pendidikan bagi generasi muda Dogiyai.

baca juga: Pemda Dogiyai Turunkan Tim Harmonisasi ke Kapiraya, Verifikasi Batas Adat Mee–Kamoro Dipacu

Setibanya di lokasi, Bupati Dogiyai meninjau kondisi bangunan asrama yang sedang dikerjakan serta memeriksa langsung kualitas pekerjaan konstruksi bersama para pekerja dan tim teknis di lapangan.

Selain memantau pembangunan fisik, Bupati Yudas Tebai juga berdialog dengan mahasiswa, masyarakat, serta para tukang yang terlibat dalam pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.

baca juga: Bupati Dogiyai Buka Forum OPD Penyusunan RKPD 2027, Tekankan Sinkronisasi Program Pembangunan Daerah

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah mahasiswa menyampaikan harapan agar pembangunan asrama dapat segera diselesaikan sehingga mahasiswa dari berbagai distrik di Dogiyai dapat memperoleh tempat tinggal yang layak selama menjalani pendidikan.

Bupati Dogiyai menegaskan pembangunan asrama STP dan STA di Bomomani merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda di wilayah pedalaman.

Menurut Bupati Dogiyai, keterbatasan fasilitas tempat tinggal selama ini menjadi salah satu kendala utama yang dihadapi mahasiswa, terutama bagi mereka yang berasal dari distrik-distrik terpencil.

“Pemerintah Kabupaten Dogiyai membangun asrama ini agar mahasiswa memiliki tempat tinggal yang layak dan lingkungan belajar yang lebih baik,” ujar Yudas Tebai di sela-sela peninjauan.

Selain menjadi fasilitas tempat tinggal, keberadaan asrama tersebut juga diharapkan mampu menciptakan ruang pembinaan akademik dan karakter bagi mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan.

Pemerintah Kabupaten Dogiyai menilai pembangunan infrastruktur pendidikan menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang mampu bersaing di masa depan.

Bupati Yudas Tebai juga mengingatkan mahasiswa agar menjaga fasilitas yang dibangun oleh pemerintah daerah serta memanfaatkan keberadaan asrama untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

“Fasilitas ini dibangun untuk masa depan generasi Dogiyai. Mahasiswa harus menjaga dan memanfaatkannya dengan baik,” tegasnya.

Pembangunan asrama STP dan STA Bomomani diproyeksikan menjadi pusat pengembangan pendidikan di wilayah Mapia yang dapat menampung mahasiswa dari berbagai distrik di Kabupaten Dogiyai.

Langkah pemerintah daerah memperkuat infrastruktur pendidikan tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya jangka panjang untuk mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia di Papua Tengah, khususnya di Kabupaten Dogiyai.

Pemerintah daerah optimistis keberadaan fasilitas pendidikan yang memadai akan mendorong lahirnya generasi muda Dogiyai yang memiliki kapasitas intelektual, keterampilan, serta kepemimpinan untuk membangun daerahnya di masa depan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Berita Foto: Safety Goes to School IFRC 2026 Edukasi 1.000 pelajar Mimika tentang Budaya Keselamatan

TIMIKA, TOMEI.ID | Membuka rangkaian the 8th Indonesian Fire  and Rescue Competition (IFRC) 2026, para personel…

6 jam ago

Berita Foto: Safety Goes to School IFRC 2026 Edukasi 1.000 pelajar Mimika tentang Budaya Keselamatan

TIMIKA, TOMEI.ID | Membuka rangkaian the 8th Indonesian Fire  and Rescue Competition (IFRC) 2026, para personel…

6 jam ago

PSTI Papua Tengah Mulai Bergerak, Matangkan Program Menuju Pra-PON 2027

NABIRE, TOMEI.ID | Pengurus Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Provinsi Papua Tengah mulai mematangkan program…

6 jam ago

Festival Kopi Papua Tengah Hadirkan Petani dari Delapan Kabupaten, Andreas: Ko Tidak Datang, Ko Rugi!

NABIRE, TOMEI.ID | Festival Kopi Papua Tengah akan menghadirkan kelompok tani kopi dari delapan kabupaten…

7 jam ago

IFRC 2026 Bekali 1.000 Pelajar Mimika dengan Keterampilan Keselamatan dan Pertolongan Pertama

TIMIKA, TOMEI.ID | Lebih dari 1.000 pelajar SMP dan SMA di Kabupaten Mimika, Papua Tengah,…

7 jam ago

Sampah Nyaris Tutupi Badan Jalan di Djayanti Nabire, Warga Desak Penegakan Aturan

NABIRE, TOMEI.ID | Tumpukan sampah nyaris menutupi badan jalan di Kelurahan Djayanti, Kabupaten Nabire, Papua…

7 jam ago