Berita

Cabang Olahraga Woodball Pertama Kali Masuk Agenda Resmi Dies Natalis Universitas Cenderawasih ke-63

JAYAPURA, TOMEI.ID | Untuk pertama kalinya, cabang olahraga woodball secara resmi masuk dalam agenda peringatan Dies Natalis ke-63 Universitas Cenderawasih (Uncen) tahun 2025. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk “Piala Rektor Uncen 2025” ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 7 November 2025, bertempat di Lapangan Trikora, Kampus Uncen Abepura.

Penetapan woodball sebagai cabang olahraga dalam kegiatan Dies Natalis tertuang dalam Surat Keputusan Panitia Dies Natalis Uncen Tahun 2025, yang menandai pengakuan resmi terhadap olahraga tersebut sebagai bagian dari pembinaan olahraga di lingkungan perguruan tinggi Papua.

Koordinator kegiatan, Dr. Daniel Womsiwor, S.Pd., M.Fis., AIFO-P, menjelaskan bahwa keputusan memasukkan woodball ke dalam agenda Dies Natalis merupakan langkah penting untuk memperluas pengenalan olahraga ini di kalangan mahasiswa dan masyarakat Papua.

“Woodball memang belum populer di Papua, tetapi olahraga ini sudah menjadi anggota tetap KONI Provinsi Papua dan telah dipertandingkan pada ajang PON XXI Aceh–Sumatera Utara tahun 2024,” ujar Dr. Daniel, Kamis (6/11/2025).

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa woodball juga baru tampil sebagai cabang ekshibisi pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX di Semarang, Jawa Tengah. Berdasarkan perkembangan itu, Uncen mengambil inisiatif menjadikannya sebagai kompetisi antarperguruan tinggi pertama di Papua.

“Tahun ini, Uncen bekerja sama dengan STT GKI I.S. Kijne sebagai panitia pelaksana. Kami juga melibatkan dan mengundang beberapa perguruan tinggi lain, seperti USTJ, Poltekkes Kemenkes Jayapura, STIE Port Numbay, ISBI Papua, Universitas Internasional Papua (UIP), dan Universitas Ottow Geisler (UOG) untuk berpartisipasi,” jelasnya.

Menurut Dr. Daniel, kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperkenalkan cabang olahraga baru, tetapi juga menjadi wadah untuk menjaring bibit-bibit atlet berbakat dari kalangan mahasiswa Papua yang berpotensi berprestasi di tingkat nasional.

“Kami ingin woodball dikenal luas di kalangan mahasiswa dan menjadi bagian dari pembinaan olahraga jangka panjang. Atlet yang menonjol akan dipersiapkan menghadapi POMNAS XX tahun 2026 di Palembang, apabila cabang ini resmi dipertandingkan,” tuturnya.

Sebanyak tujuh perguruan tinggi telah menyatakan kesiapannya untuk menurunkan atlet dalam kompetisi perdana tersebut. Upacara pembukaan dijadwalkan berlangsung pada Jumat (7/11/2025) pukul 08.30 WIT di Lapangan Trikora, Kampus Uncen Abepura.

“Ini menjadi momentum bersejarah, karena untuk pertama kalinya woodball dipertandingkan antarperguruan tinggi di Papua. Semoga langkah ini menjadi awal penting bagi pengembangan olahraga woodball di tanah Papua,” pungkas Dr. Daniel Womsiwor. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Bupati Lanny Jaya: Pemulihan Bencana Kuyawage Bisa Capai Dua Tahun

WAMENA, TOMEI.ID | Bupati Lanny Jaya, Alitinus Yigibalom, memperkirakan pemulihan masyarakat terdampak embun beku dan…

22 jam ago

Amankan 21 Kursi, Perindo Papua Pegunungan Bidik Tambahan Kursi di Pemilu 2029

WAMENA, TOMEI.ID | Partai Perindo Papua Pegunungan memasang target menambah perolehan kursi legislatif pada Pemilu…

22 jam ago

Pasar Belum Tertata, Mesin Sagu Terbatas: Warga Arso Kota Desak Perhatian Pemerintah

KEEROM, TOMEI.ID | Penataan Pasar Arso Kota dan keterbatasan mesin pemarut sagu menjadi dua persoalan…

23 jam ago

BEM Uncen Desak Polda Papua Usut Dugaan Penembakan Frengky Kabak

JAYAPURA, TOMEI.ID | Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Cenderawasih (BEM Uncen) kembali mendesak Polda Papua dan…

23 jam ago

Pemprov Papua Tengah Perkuat PUG dan Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Data

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat pengarusutamaan gender (PUG) dan integrasi program…

1 hari ago

Pemimpin Agama di Papua Tengah Diminta Jadi Pembawa Pesan Damai

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah meminta pemimpin agama di wilayah tersebut mengambil peran…

1 hari ago