Berita

Coach RD Fokus Maksimalkan Dua Laga Terakhir, Target 6 Poin di Lukas Enembe

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pelatih kepala Persipura Jayapura, Rahmad Darmawan (RD), menegaskan timnya tetap fokus menghadapi dua laga terakhir putaran pertama Pegadaian Championship 2025/26.

Usai memimpin latihan perdana setelah kembali dari Yogyakarta, Selasa sore (4/11/2025) di Stadion Mandala, RD menyatakan seluruh pemain dalam kondisi siap tempur.

“Kita tetap menghormati siapapun lawan yang akan kita hadapi. Kudus memiliki beberapa keunggulan yang harus diantisipasi, meski terakhir mereka kalah dari Tornado,” ujar RD kepada wartawan.

Kondisi tim secara umum dalam keadaan prima, tanpa cedera serius. Hanya Marinus yang dipastikan absen pada laga berikut karena akumulasi kartu merah.

“Tidak ada masalah, semua kondisi fisik pemain bagus. Hanya Marinus yang harus istirahat karena akumulasi kartu merah,” jelasnya.

Sementara itu, RD belum memastikan apakah Matius akan dimainkan. Ia akan melihat perkembangan pemain tersebut dalam dua sesi latihan berikutnya.

“Kita lihat nanti efektivitasnya, apakah Matius akan kita mainkan atau tidak. Kita tunggu dua sesi latihan lagi,” tambahnya.

Menyoal tren positif dalam tiga laga terakhir, RD menekankan pentingnya menjaga fokus dan disiplin pemain.

“Kita akan terus mengingatkan pemain untuk fokus pada rencana permainan dari satu pertandingan ke pertandingan lain. Tergantung lawan, dan itu harus dijalankan dengan baik. Kedisiplinan juga jadi faktor kunci. Sampai hari ini, tidak ada satu pun pemain yang absen tanpa keterangan,” lanjut RD.

Soal target akhir putaran pertama, pelatih yang akrab disapa Coach RD itu memilih realistis.

“Saya tentu harus realistis, fokus ke laga terdekat dan berusaha memenangkan pertandingan. Target saya di dua kandang ini adalah meraih 6 poin,” tegasnya.

Dalam evaluasi tim setelah menghadapi Sleman, RD menilai lini serang masih perlu perbaikan, terutama dalam pengambilan keputusan saat menyerang.

“Organisasi pertahanan sudah cukup baik, tapi efektivitas serangan masih kurang. Banyak peluang terbuang karena keputusan yang kurang tepat, ada yang terlalu cepat, ada yang malah lambat,” ujarnya.

“Timing jadi catatan penting. Pemain harus tahu kapan harus passing, kapan harus dribbling. Itu yang terus saya ingatkan,” tambah RD.

“Fokus saya sekarang belum ke sana. Saya mau maksimalkan dulu pemain yang ada untuk dua pertandingan berikut. Evaluasi pasti ada, tapi waktunya nanti,” tutupnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Mama Lansia Ditembak Polisi di Dogiyai, Mama-Mama Papua Tuntut Aparat Tanggung Jawab

NABIRE, TOMEI.ID | Dugaan penembakan terhadap seorang mama lansia, Yulita Ester Pigai (60), di Dogiyai…

1 jam ago

Aksi Serentak di Papua, Massa di Nabire Desak Bubarkan MRP, Tutup Freeport, Evaluasi Total Otsus

NABIRE, TOMEI.ID | Gelombang protes kembali menggema di Nabire, Papua Tengah, ketika Front Rakyat Bergerak…

1 jam ago

Proses Mandek, Konflik Mengintai: HPMN Kritik Kinerja Pansus DPRK Nduga

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mandeknya proses pengisian jabatan Wakil Bupati Nduga memicu tekanan terbuka dari mahasiswa,…

15 jam ago

Tokoh Adat dan Pemda Nabire Sepakati Tolak Aksi Long March, Polisi Tetap Fasilitasi Demonstrasi

NABIRE, TOMEI.ID | Rencana aksi Front Rakyat Bergerak dalam bentuk long march resmi ditolak. Kesepakatan…

15 jam ago

785 Personel Dikerahkan, Polres Nabire Kunci Lima Titik Hadapi Aksi Front Rakyat Bergerak

NABIRE, TOMEI.ID | Kepolisian Resor (Polres) Nabire mengerahkan 785 personel gabungan untuk mengamankan aksi demonstrasi…

15 jam ago

Frant Rakyat Bergerak Seruhkan Aksi Mogok di Nabire, Bakal Angkat Isu Freeport, Otsus, dan MRP

NABIRE, TOMEI.ID | Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Front Rakyat Bergerak menyerukan aksi demonstrasi…

2 hari ago