Berita

Colour Run Papua Tengah Kampanyekan Deteksi Dini TBC dan Lawan Stigma

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap tuberkulosis (TBC) melalui pencegahan, deteksi dini, dan pengobatan yang tuntas, sekaligus menghentikan stigma terhadap orang yang terdiagnosis penyakit tersebut.

Pesan itu disampaikan Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Papua Tengah, Fiktor Fun, saat membuka kegiatan Colour Run – Ko Harus Sehat Tahun 2026 di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Sabtu (24/10/2026).

Fiktor mengatakan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran TBC.

“Kita menyadari bahwa tuberkulosis masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian dan penanganan bersama,” ujar Fiktor.

Menurutnya, penanggulangan TBC membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah dan tenaga kesehatan hingga keluarga serta lingkungan masyarakat. Kesadaran untuk mengenali gejala dan segera menjalani pemeriksaan menjadi langkah penting agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Ia mengimbau masyarakat yang mengalami gejala yang mengarah pada TBC agar segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan dan mengikuti anjuran tenaga kesehatan.

Fiktor juga menekankan pentingnya dukungan keluarga dan lingkungan terhadap orang yang menjalani pengobatan TBC. Menurutnya, penderita perlu mendapatkan dukungan agar dapat menjalani pengobatan secara teratur hingga dinyatakan sembuh oleh tenaga kesehatan.

“Pencegahan dan penanggulangan TBC bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan dukungan keluarga, masyarakat, pemerintah, serta seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya.

Selain mendorong pemeriksaan dini dan pengobatan teratur, pesan yang diangkat dalam kegiatan tersebut adalah pentingnya menghindari stigma dan diskriminasi terhadap orang yang mengalami TBC.

Dukungan sosial diperlukan agar masyarakat tidak takut mencari pertolongan medis maupun menjalani pengobatan. Karena itu, edukasi mengenai TBC perlu terus diperkuat sehingga masyarakat memahami pentingnya pemeriksaan, pengobatan yang sesuai, dan dukungan terhadap proses pemulihan pasien.

Melalui pendekatan tersebut, upaya penanggulangan TBC diharapkan tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga membangun lingkungan yang mendukung pasien untuk memperoleh layanan kesehatan tanpa perlakuan diskriminatif.

Fiktor turut mengajak masyarakat membiasakan pola hidup sehat melalui aktivitas fisik secara teratur, konsumsi makanan bergizi, menjaga kebersihan lingkungan, dan melakukan pemeriksaan kesehatan sesuai kebutuhan.

Ia menjelaskan, kegiatan Colour Run-Ko Harus Sehat mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) serta gerakan Temukan Obati Sampai Sembuh (TOSS) TBC.

Melalui program Ko Harus Sehat, Pemprov Papua Tengah mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan sekaligus penguatan pelayanan kesehatan, termasuk bagi warga yang tinggal di wilayah pedalaman dan terpencil.

Fiktor berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda olahraga sesaat, melainkan menjadi momentum untuk membangun kebiasaan hidup sehat dan memperkuat kepedulian masyarakat terhadap pencegahan serta penanggulangan TBC.

“Mari kita jadikan semangat ‘Ko Harus Sehat’ sebagai gerakan bersama untuk mewujudkan masyarakat Papua Tengah yang sehat, kuat, produktif, dan sejahtera,” tutupnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Berita Foto: Safety Goes to School IFRC 2026 Edukasi 1.000 pelajar Mimika tentang Budaya Keselamatan

TIMIKA, TOMEI.ID | Membuka rangkaian the 8th Indonesian Fire  and Rescue Competition (IFRC) 2026, para personel…

7 jam ago

Berita Foto: Safety Goes to School IFRC 2026 Edukasi 1.000 pelajar Mimika tentang Budaya Keselamatan

TIMIKA, TOMEI.ID | Membuka rangkaian the 8th Indonesian Fire  and Rescue Competition (IFRC) 2026, para personel…

7 jam ago

PSTI Papua Tengah Mulai Bergerak, Matangkan Program Menuju Pra-PON 2027

NABIRE, TOMEI.ID | Pengurus Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Provinsi Papua Tengah mulai mematangkan program…

8 jam ago

Festival Kopi Papua Tengah Hadirkan Petani dari Delapan Kabupaten, Andreas: Ko Tidak Datang, Ko Rugi!

NABIRE, TOMEI.ID | Festival Kopi Papua Tengah akan menghadirkan kelompok tani kopi dari delapan kabupaten…

8 jam ago

IFRC 2026 Bekali 1.000 Pelajar Mimika dengan Keterampilan Keselamatan dan Pertolongan Pertama

TIMIKA, TOMEI.ID | Lebih dari 1.000 pelajar SMP dan SMA di Kabupaten Mimika, Papua Tengah,…

8 jam ago

Sampah Nyaris Tutupi Badan Jalan di Djayanti Nabire, Warga Desak Penegakan Aturan

NABIRE, TOMEI.ID | Tumpukan sampah nyaris menutupi badan jalan di Kelurahan Djayanti, Kabupaten Nabire, Papua…

8 jam ago