Berita

Dari Pinggiran ke Nasional: Thontji Wolas Krenak dan Panggilan Moral Wartawan Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Wartawan senior Papua, Thontji Wolas Krenak, menegaskan pentingnya jurnalisme humanis yang berpihak pada suara masyarakat pinggiran dalam Festival Media Perdana se-Tanah Papua, yang digelar Asosiasi Wartawan Papua (AWP) di Nabire, Papua Tengah, Selasa (13/1/2026).

Thontji Wolas Krenak dikenal sebagai wartawan Papua pertama yang bertugas di Istana Kepresidenan Republik Indonesia, termasuk pada era Presiden Megawati Soekarnoputri. Kehadirannya menjadi inspirasi bagi generasi muda Papua, menunjukkan bahwa anak Papua mampu berkarya dan berkiprah di tingkat nasional.

baca juga: Bupati Intan Jaya Aner Maisini Apresiasi Festival Media Papua Tengah, Tegaskan Pers Pilar Transparansi Pemerintahan

Dalam festival tersebut, Thontji Wolas Krenak menjadi narasumber utama dengan materi berjudul: “Menghadirkan Jurnalisme Humanis: Mengutamakan Suara dari Pinggiran”. Materi ini disampaikan kepada wartawan dari enam provinsi di Papua, ratusan siswa SMA lintas kabupaten di Nabire, serta para tamu undangan dan peserta festival.

Thontji Wolas Krenak menekankan bahwa menjadi wartawan bukan pekerjaan mudah, terutama ketika menekuni jalur jurnalistik yang pada masanya masih jarang digeluti. Ia memulai karier jurnalistik sejak mahasiswa dengan tulisan pertamanya berjudul “Putri Irian di Laham” pada era 1980-an, yang menggambarkan Papua sebagai arena perebutan kekuasaan dan investasi dunia.

baca juga: Nancy Raweyai Apresiasi Festival Media Perdana se-Tanah Papua di Nabire

Menurut Thontji Wolas Krenak, bagi anak Papua, menulis dan menjadi wartawan adalah panggilan moral untuk membela kebenaran, menyuarakan realitas masyarakat akar rumput, serta menyampaikan fakta secara independen dan berkeadilan.

“Seorang wartawan itu seperti anggota DPR, tetapi tidak dipilih lewat pemilu. Wartawan mendapat mandat moral dari rakyat untuk menyuarakan kepentingan masyarakat,” ujar Thontji Wolas Krenak.

Thontji Wolas Krenak juga menekankan pentingnya budaya membaca bagi wartawan untuk meningkatkan kualitas tulisan. Menulis, menurut Thontji, bukan sekadar soal idealisme, tetapi juga bisa menjadi sumber penghidupan.

baca juga: Pemprov Papua Tengah Dukung Penguatan Pers melalui Festival Media se-Tanah Papua

“Menulis itu meninggalkan sejarah. Apa yang kita tulis hari ini akan dibaca dan dikutip generasi setelah kita. Jangan bilang menulis tidak menghasilkan uang, menulis itu bisa memberi kehidupan,” tegas Thontji Wolas Krenak.

Thontji menutup materinya dengan pesan reflektif tentang kekayaan Papua yang kaya budaya, alam, dan kearifan lokal masyarakatnya.

“Papua bukan hanya tambang emas, tetapi tambang ilmu pengetahuan. Di negeri ini ada sekitar 250 suku dan budaya. Inilah kekayaan sejati Papua yang harus ditulis dan diwariskan dari generasi ke generasi,” tutup Thontji Wolas Krenak. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Mesak Magai Serahkan 196 SK PPPK Formasi 2024, Tegaskan ASN Nabire Harus Siap Bertugas di Wilayah 3T

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten Nabire menyerahkan 196 Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian…

10 jam ago

Timika Siap Pesta Bola! Liga 4 Papua Tengah Resmi Digelar 8 Maret

TIMIKA, TOMEI.ID | Timika dipastikan menjadi pusat perhatian sepak bola Papua Tengah setelah resmi ditunjuk…

12 jam ago

Tim Harmonisasi Deiyai Dihadang Warga Kamoro Saat Masuk Kapiraya, Upaya Mediasi Konflik Tertunda

TIMIKA, TOMEI.ID | Misi perdamaian konflik antar suku di Distrik Kapiraya terhenti di tengah perjalanan…

12 jam ago

Kontak Senjata di Nabarua Nabire, TPNPB Klaim Prajurit TNI Terluka

NABIRE, TOMEI.ID | Kontak senjata dilaporkan terjadi di Kepala Air Nabarua, sekitar Kali Harapan, Kabupaten…

13 jam ago

London Buka Pangkalan untuk Washington: Inggris Izinkan Serangan Defensif ke Situs Rudal Iran

INGGRIS, TOMEI.ID | Pemerintah Britania Raya resmi mengizinkan Amerika Serikat menggunakan pangkalan militernya untuk melancarkan…

13 jam ago

Rudal IRGC Diklaim Sasar USS Abraham Lincoln, Ketegangan Iran–Amerika Serikat Masuk Fase Berbahaya

IRAN, TOMEI.ID | Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengklaim menembakkan empat rudal balistik dalam Operasi…

13 jam ago