Berita

Deinas Geley Soroti Kedisiplinan Berpakaian ASN: Kerapian Cerminan Wibawa Aparatur Negara

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur (Wagub) Papua Tengah, Deinas Geley, menyoroti rendahnya kepedulian sejumlah aparatur sipil negara (ASN) terhadap kerapian dan kepatuhan dalam berpakaian dinas, yang berdampak langsung pada citra dan wibawa pemerintahan.

Menurutnya, kerapian bukan sekadar simbol, tetapi juga menjadi bentuk tanggung jawab moral, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik bagi aparatur negara, serta mencerminkan integritas dan disiplin setiap ASN.

baca juga: Wagub Papua Tengah Tekankan Loyalitas ASN sebagai Fondasi Percepatan Pembangunan

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur saat memimpin apel gabungan ASN di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Senin (19/1/2026).

Pada kesempatan tersebut, Wagub secara tegas mengkritik kebiasaan sebagian ASN yang mengenakan atribut di luar ketentuan, termasuk penggunaan sepatu yang tidak sesuai standar dinas, serta menekankan pentingnya kerapian profesional setiap hari.

“Sebagian besar ASN di sini pakai sepatu basket. Kalau bisa, seluruh ASN wajib memakai sepatu hitam, sesuai standar dinas, citra profesional, dan disiplin aparatur, serta mencerminkan sikap loyal dan rapi,” tegas Deinas di hadapan peserta apel.

Wagub menyebutkan bahwa masih banyak ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang menambahkan gaya pribadi di luar aturan kedinasan, mulai dari penggunaan ikat pinggang, topi, hingga jenis pakaian. Menurutnya, setiap ASN seharusnya memahami bahwa kerapian dan kesesuaian atribut merupakan bagian dari penilaian disiplin, etika birokrasi, dan wibawa aparatur negara.

“Ikat pinggang itu tulisannya jelas Korpri, tapi masih ada yang pakai ikat pinggang kulit biasa. Itu harus dirubah. ASN harus menampilkan gaya ASN yang sesungguhnya, bukan gaya bebas, demi tercapainya standar profesionalisme,” ujarnya.

Lebih lanjut, Deinas menekankan pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan pakaian dinas harian yang telah ditetapkan. Ia mengingatkan bahwa aturan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari sistem disiplin ASN.

“Senin dan Selasa pakai baju dinas, Rabu baju putih, Kamis batik, dan Jumat baju olahraga. Itu wajib dan harus disiplin. Itulah bentuk pengabdian kita yang konsisten, terukur, berkelanjutan, dan menunjukkan profesionalisme tinggi,” tegasnya.

Wagub Deinas menyayangkan masih adanya ASN yang mengabaikan aturan dasar tersebut, meski telah menjadi ketentuan yang jelas dan mengikat. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan berpakaian mencerminkan kesadaran ASN bahwa mereka digaji oleh negara dan memiliki tanggung jawab untuk menjaga citra pemerintahan.

“Ini aturan dasar yang seharusnya dipatuhi, tetapi sering diabaikan. Padahal ASN ditugaskan dan digaji oleh negara, sehingga wajib menunjukkan sikap disiplin, loyal, dan profesional, serta berorientasi pada pelayanan publik berkualitas,” pungkasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Persipura Jayapura Rekrut Osas Saha untuk Perkuat Lini Depan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Persipura Jayapura resmi merekrut penyerang berpengalaman, Osas Saha, untuk memperkuat lini depan…

18 menit ago

Osas Saha Gabung Persipura: Fokus Utama Kembalikan Mutiara Hitam ke Liga 1

JAYAPURA, TOMEI.ID | Persipura Jayapura resmi menggaet penyerang berpengalaman, Osas Saha, untuk memperkuat lini depan…

26 menit ago

Gubernur Papua Tengah Tetapkan Jam Kerja 2026 untuk Efisiensi dan Produktivitas

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menetapkan jam kerja resmi bagi seluruh pegawai…

31 menit ago

Bentrok Antarwarga Yali–Lani Pecah di Wamena Usai Mediasi Kasus Pembunuhan, Satu Orang Tewas

WAMENA, TOMEI.ID | Bentrokan antarwarga dari Suku Yali dan Suku Lani pecah di Perempatan Tugu…

21 jam ago

Pemprov Papua Tengah Siapkan Bandara Nabire Layani Pesawat Berbadan Lebar

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menargetkan pengembangan Bandara Douw Aturure Nabire pada…

21 jam ago

Mahasiswa Pegunungan Bintang Imbau Partisipasi Masyarakat Menuju Aksi Kemanusiaan Besar

OKSIBIL, TOMEI.ID | Merespons memburuknya persoalan kemanusiaan di wilayah Pegunungan Bintang, Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa…

22 jam ago