Berita

Dekai Memanas: TPNPB Klaim Serangan, Imbau Warga Tinggalkan Zona Konflik

JAYAPURA, TOMEI.ID | Situasi keamanan di Dekai, Kabupaten Yahukimo, dilaporkan memanas setelah kelompok bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim melakukan aksi penikaman terhadap seorang pria yang disebut sebagai agen intelijen militer Indonesia.

Dalam siaran pers tertanggal Minggu (22/3/2026), juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, menyebut peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 08.30 WIT di kawasan Jalan Pemukiman, Jalur 1 Perempatan, Dekai. Korban dilaporkan mengalami luka tusuk dan dalam kondisi kritis.

TPNPB menyatakan aksi tersebut dilakukan oleh pasukan dari Kodap XVI Yahukimo atas perintah pimpinan operasi di wilayah tersebut. Mereka juga memperingatkan aparat keamanan agar tidak melakukan tindakan yang dinilai represif terhadap warga sipil.

Selain itu, TPNPB mengeluarkan imbauan kepada masyarakat pendatang, termasuk pengemudi ojek, pedagang kaki lima, dan pendulang emas [untuk] segera meninggalkan wilayah Yahukimo yang diklaim sebagai zona konflik bersenjata. Mereka menyatakan tidak menjamin keselamatan pihak yang tetap beraktivitas di wilayah tersebut.

Pernyataan itu juga memuat ancaman, di mana pihak yang mengabaikan peringatan berpotensi dianggap sebagai bagian dari jaringan intelijen dan menjadi target kekerasan.

Siaran pers resmi tersebut ditandatangani oleh Sebby Sambom, Jubir TPNPB OPM, serta penanggung jawab nasional KOMNAS TPNPB-OPM: Jenderal Goliath Tabuni (Panglima Tinggi), Letjen Melkisedek Awom (Wakil Panglima), Mayor Jenderal Terianus Satto (Kepala Staf Umum), dan Mayor Jenderal Lekagak Telenggen (Komandan Operasi Umum).

Situasi keamanan di Yahukimo dalam beberapa waktu terakhir dilaporkan fluktuatif, dengan potensi eskalasi konflik yang masih menjadi perhatian berbagai pihak.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI maupun kepolisian terkait klaim tersebut, termasuk kondisi terkini korban.

Redaksi tomei.id menegaskan bahwa informasi ini masih bersumber dari satu pihak, yakni TPNPB. Upaya konfirmasi kepada TNI dan aparat keamanan setempat terus dilakukan guna memastikan verifikasi, keberimbangan, dan akurasi pemberitaan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

TPNPB Klaim 10 Warga Sipil Ditembak di Yahukimo, Enam Disebut Luka Tembak

YAHUKIMO, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB mengklaim 10 warga sipil yang disebut sebagai…

3 jam ago

DPR Papua Tengah Siapkan Revisi Regulasi OAP, John Gobai Soroti Kriteria dan Pengakuan Adat

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John NR Gobai, menegaskan regulasi mengenai…

3 jam ago

IMPT Cup 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Kaderisasi dan Seleksi Tim

MANOKWARI, TOMEI.ID | Turnamen Persahabatan IMPT Cup 2026 resmi dibuka di Lapangan IMPT Paptu Cris…

15 jam ago

BERITA FOTO: Sidak Puspem, Deinas Geley Pastikan Pembangunan Dikebut hingga Akhir Tahun

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, bersama jajaran pemerintah daerah meninjau langsung…

16 jam ago

Sidak Puspem, Deinas Geley Tegaskan Pembangunan Tiga Tower Tuntas 31 Desember

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan pembangunan tiga tower rumah ASN…

16 jam ago

Victor Fun: Ibu Rumah Tangga Perlu Diperkuat untuk Bangun Ekonomi Keluarga

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, mendorong peningkatan kapasitas ibu rumah tangga dan…

17 jam ago