Berita

Diduga Dibakar OTK, Rumah Warga di Nabire Ludes Dilalap Api Pagi Hari

NABIRE, TOMEI.ID | Kebakaran hebat melalap sebuah rumah warga di Jalan Batalyon, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Jumat pagi (20/3/2026).

Insiden yang terjadi di awal aktivitas masyarakat itu diduga kuat dipicu unsur kesengajaan oleh orang tak dikenal (OTK).

Rumah milik Hubertus Kegou (53), seorang pekerja swasta, hangus terbakar tanpa tersisa. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material dipastikan besar setelah seluruh bangunan beserta isi rumah dilaporkan ludes dilalap api.

Peristiwa ini pertama kali dilaporkan oleh L. Jafeth Iyai, S.Sos sekitar pukul 08.11 WIT. Merespons cepat laporan tersebut, tim pemadam kebakaran Pemerintah Provinsi Papua Tengah langsung bergerak menuju lokasi dan tiba hanya dalam hitungan menit, tepatnya pukul 08.19 WIT.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati api telah membesar dan membakar sebagian besar bangunan. Upaya pemadaman pun dilakukan secara intens dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran berkapasitas 4000 liter dan 5000 liter.

Pertarungan melawan api berlangsung cukup sengit. Kobaran yang cepat membesar memaksa petugas bekerja ekstra hingga akhirnya api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 10.02 WIT.

Di tengah situasi tersebut, dipastikan tidak ada korban jiwa, baik dari penghuni rumah, petugas pemadam, maupun warga yang turut membantu proses pemadaman. Namun, dampak kerugian material tidak dapat dihindari.

Sejumlah barang berharga milik korban ikut hangus terbakar, mulai dari dokumen penting seperti ijazah dan surat-surat tanah, hingga pakaian dan perabotan rumah tangga.

Operasi pemadaman dipimpin langsung oleh jajaran Damkar Pemprov Papua Tengah, melibatkan Kepala Badan, Kepala Bidang Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), serta tim teknis yang terdiri dari personel siaga di lapangan.

Dugaan sementara mengarah pada aksi pembakaran yang dilakukan oleh pihak tidak dikenal. Indikasi ini menjadi perhatian serius aparat, mengingat potensi unsur kriminal dalam peristiwa tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran, termasuk menelusuri kemungkinan adanya unsur kesengajaan di balik insiden tersebut. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Perkuat Fondasi SDM, Bupati Paniai Yanpit Nawipa Dorong Pendidikan TK dan PAUD hingga Kampung PANIAI,…

35 detik ago

40 Tenaga Kesehatan Ikuti Workshop ILP, Pelayanan Kesehatan Papua Tengah Jadi Sorotan

NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 40 tenaga kesehatan mengikuti Workshop Integrasi Layanan Primer (ILP) yang digelar…

4 jam ago

Meki Nawipa Tekankan Percepatan Program, Anggaran 2026 Harus Berdampak bagi Rakyat

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, meminta seluruh OPD setempat mempercepat pelaksanaan program dan…

8 jam ago

Meki Nawipa: ASN Bukan Hanya Terima Gaji, tetapi Harus Mengabdi kepada Masyarakat

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) bahwa…

9 jam ago

Bupati Nabire Minta Kepala Suku Moni dan Mee Serahkan Terduga Pelaku Kericuhan ke Polisi

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Nabire, Mesak Magai, meminta para kepala suku Moni dan Mee segera…

2 hari ago

11 Orang Luka, 8 Kendaraan Rusak; Dua Kelompok di Nabire Sepakat Berdamai

NABIRE, TOMEI.ID | Dua kelompok masyarakat yang terlibat keributan di kawasan depan SMP Negeri 2…

2 hari ago