Berita

Diduga Mabuk, Pemotor Tewas Tabrak Excavator di Ringroad Jayapura

JAYAPURA, TOMEI.ID | Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Ringroad, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Jumat (10/4/2026) dini hari. Seorang pengendara sepeda motor, Gabriel (20), tewas setelah menabrak alat berat yang terparkir di badan jalan.

Insiden terjadi sekitar pukul 04.30 WIT di kawasan dekat tulisan PEPARNAS, lokasi yang diketahui terdapat titik longsoran. Korban yang mengendarai Yamaha Vega bernomor polisi PA 4964 DC melaju dari arah Abepura menuju pertigaan Pantai Hamadi.

Berdasarkan keterangan warga di lokasi, korban melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya kehilangan kendali dan menghantam bagian belakang sebelah kanan sebuah excavator yang terparkir. Alat berat tersebut diketahui telah dilengkapi tanda barikade.

Dugaan sementara, korban berada di bawah pengaruh minuman beralkohol saat mengendarai kendaraan, sehingga tidak mampu mengendalikan laju sepeda motor.

Dua saksi yang melintas di lokasi kejadian segera memberikan pertolongan awal dan melaporkan insiden tersebut kepada pihak kepolisian. Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara TK II Jayapura.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Plh Kapolsek Jayapura Selatan AKP Rony R. Samory mengatakan, pihaknya langsung merespons laporan warga dengan mendatangi tempat kejadian perkara.

“Personel Unit Laka Lantas segera melakukan olah TKP serta mengamankan barang bukti. Korban telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk penanganan medis,” ujarnya.

Namun, nyawa korban tidak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 06.00 WIT akibat luka berat yang dideritanya.

Hasil penyelidikan awal menguatkan dugaan bahwa kecelakaan dipicu oleh kombinasi kecepatan tinggi dan pengaruh alkohol. Polisi juga memastikan bahwa di lokasi kejadian telah terpasang rambu-rambu sebagai penanda adanya alat berat di badan jalan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mengemudi dalam kondisi mabuk serta selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat melintasi jalur rawan kecelakaan pada malam hingga dini hari.

Kasus ini masih dalam penanganan Unit Laka Lantas Polsek Jayapura Selatan guna penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, jenazah korban telah dibawa pulang oleh keluarga pada Sabtu (11/4) pagi.

Polresta Jayapura Kota turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas peristiwa tersebut. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Komnas HAM Tak Hadir, Mahasiswa Dogiyai Desak Pengusutan Tuntas Kasus Penembakan Warga Sipil

JAYAPURA, TOMEI.ID | Gelombang protes terhadap dugaan pelanggaran HAM di Dogiyai, Papua Tengah, kembali menggema…

4 jam ago

Pelaku Insiden Dogiyai Berdarah Belum Terungkap, Mahasiswa di Jayapura Desak Negara Bertanggung Jawab

JAYAPURA, TOMEI.ID | Kasus penembakan yang menewaskan sembilan warga sipil di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah,…

4 jam ago

Pemuda Idadagi Tolak Stigma KKB terhadap Almarhum Nopison Tebai, Sebut Korban Pelajar Aktif SMA Negeri 2 Dogiyai

DOGIYAI, TOMEI.ID | Pemuda Kampung Idadagi, Marianto Deba, dengan keras menolak pernyataan Kepolisian Dogiyai yang…

5 jam ago

Pemuda Dogiyai Sebut Melkias Keiya “Kepala Suku Gadungan”

NABIRE, TOMEI.ID | Pemuda Dogiyai melontarkan kritik keras terhadap Melkias Keiya yang mereka sebut sebagai…

5 jam ago

Mahasiswa Dogiyai di Jayapura Gelar Mimbar Bebas, Desak Negara Usut Penembakan 9 Warga Sipil

JAYAPURA, TOMEI.ID | Sejumlah mahasiswa asal Dogiyai menggelar aksi mimbar bebas di kawasan Lingkaran Abepura,…

5 jam ago

Warga Sipil Tewas Ditembak di Dogiyai

DOGIYAI, TOMEI.ID | Situasi keamanan di Distrik Dogiyai, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, kembali memanas setelah…

19 jam ago