Berita

Dinkes Manokwari Perkuat Kompetensi Pengelola Limbah Medis Lewat Pelatihan Lima Hari

MANOKWARI, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari menggelar Pelatihan Pengelolaan Limbah Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) Tahun 2026 guna memperkuat kompetensi tenaga kesehatan dalam mengelola limbah medis sesuai standar. 

Pelatihan selama lima hari, 6-10 Juli 2026 di Hotel Oriestom Bay itu dibuka Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Alexander Takdare, Senin (6/7/2026).

Alexander Takdare menegaskan, pengelolaan limbah medis menjadi komponen penting dalam menjamin mutu pelayanan kesehatan. Limbah medis yang tidak ditangani sesuai standar berisiko menjadi sumber penularan penyakit sekaligus mencemari lingkungan.

Pelatihan tersebut menghadirkan narasumber dari Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Makassar dan diikuti petugas pengelola limbah dari puskesmas serta rumah sakit di Kabupaten Manokwari.

“Melalui pelatihan ini kami berharap seluruh peserta memahami tata cara pengelolaan limbah medis sesuai standar. Setelah kembali ke tempat tugas masing-masing, ilmu yang diperoleh harus diterapkan agar pengelolaan limbah di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan semakin baik,” kata Alexander Takdare.

Ia mengatakan, Dinas Kesehatan akan terus memperkuat pembinaan dan pendampingan agar seluruh fasilitas pelayanan kesehatan memiliki standar operasional prosedur (SOP) pengelolaan limbah medis yang memenuhi ketentuan.

Pelatihan yang berlangsung hingga 10 Juli 2026 itu membekali peserta dengan materi pemilahan limbah, penyimpanan sementara, pengangkutan, pemusnahan, hingga sistem pelaporan sesuai regulasi.

Alexander berharap peningkatan kapasitas tersebut mendorong seluruh fasilitas pelayanan kesehatan menerapkan pengelolaan limbah medis secara konsisten demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang aman, berkualitas, serta melindungi kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Manokwari. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Bupati Nabire Minta Kepala Suku Moni dan Mee Serahkan Terduga Pelaku Kericuhan ke Polisi

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Nabire, Mesak Magai, meminta para kepala suku Moni dan Mee segera…

4 jam ago

11 Orang Luka, 8 Kendaraan Rusak; Dua Kelompok di Nabire Sepakat Berdamai

NABIRE, TOMEI.ID | Dua kelompok masyarakat yang terlibat keributan di kawasan depan SMP Negeri 2…

4 jam ago

HUT ke-70 GBGP di Tanah Papua, Gubernur Meki Nawipa Tekankan Peran Gereja dalam Pembangunan dan Perdamaian

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan pentingnya peran gereja dalam mendukung pembangunan…

5 jam ago

BREAKING NEWS: Persoalan Sampah Dapur MBG Diduga Picu Kericuhan di Bumi Wonorejo Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Persoalan sampah yang diduga berasal dari dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG)…

17 jam ago

Green Policing di Taman Gizi, Kapolda Papua Tengah Bersihkan Lingkungan dan Dengarkan Curhat Warga

NABIRE, TOMEI.ID | Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini bersama personel kepolisian melaksanakan kegiatan…

1 hari ago

200 Mahasiswa Teknik UNCEN Dibekali Wawasan Industri Freeport, Teknologi dan Kompetensi Jadi Fokus

JAYAPURA, TOMEI.ID | Sebanyak 200 mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih (UNCEN) mengikuti program Eksekutif Mengajar…

1 hari ago