Berita

Diprakarsai SPWP, Kelompok Pelajar Dogiyai Gelar Aksi Pembersihan di Sekitar Pasar Moanemani

tomei.id | Kelompok pelajar di Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah menggelar aksi pembersihan pada lingkungan setempat. 

Aksi pembersihan yang diprakarsai oleh Solidaritas Pelajar West Papua (SPWP) itu dilaksanakan di sekitar Pasar Sentral Moanemani, Rabu, 29 Januari 2025. 

BACA JUGA : DPC Pelita Prabu Kabupaten Paniai Monitoring Lokasi Pembangunan Gedung BGNMSBG di Empat Titik

Kordinator Kebersihan, Feri Dogomo mengatakan, aksi pembersihan dilakukan agar lingkungan setempat dapat terjaga bersih.

Sebab sampah di sekitar pasar terpantau nyaris menutupi jalan. Akibatnya aktivitas pedagang sangat terganggu. 

“Tujuannya agar masyarakat sehat dalam pembelanjaan di pasar sentral Moanemani,”kata Feri Dogomo kepada tomei, Selasa, (29/1).

BACA JUGA : IPMANAPANDODE Kota Studi Bogor Jalin Sikrap Dengan 19 Anggota Baru

Dalam aksi pembersihan itu ditemukan berbagai jenis sampah organik dan anorganik.

Sampah organik seperti, sisa sayur, buah, kulit pisang, bawang, kotoran hewan, daun kering, dan ranting pohong.

Sedangkan sampah anorganik seperti, plastik, botol/kaleng minuman, kresek, ban bekas, besi, kaca, kabel, barang elektronik, bohlam lampu dan plastik.

“ Kegiatan ini mulai dari jam 10:00-13:00 WIB,”jelas Feri.

Aksi pembersihan ini menjadi panutan tersendiri untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai agar dapat mengadopsi dengan menggerakkan instansi terkait untuk  menyiapkan tempat sampah agar kepedulian menjadi sorotan masyarakat. 

“ Pemerintah juga memprioritaskan tempat sampah khususnya pusat perbelanjaan agar aktivitas masyarakat lancar tanpa hambatan dan tantangan yang bisa membuat aktivitas masyarakat lambat atau macet,”pungkasnya. 

Aksi pembersihan yang dilaksanakan sekelompok pelajar Dogiyai itu berjalan aman dan lancar. [*].

Redaksi Tomei

View Comments

Recent Posts

Proses Mandek, Konflik Mengintai: HPMN Kritik Kinerja Pansus DPRK Nduga

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mandeknya proses pengisian jabatan Wakil Bupati Nduga memicu tekanan terbuka dari mahasiswa,…

2 jam ago

Tokoh Adat dan Pemda Nabire Sepakati Tolak Aksi Long March, Polisi Tetap Fasilitasi Demonstrasi

NABIRE, TOMEI.ID | Rencana aksi Front Rakyat Bergerak dalam bentuk long march resmi ditolak. Kesepakatan…

2 jam ago

785 Personel Dikerahkan, Polres Nabire Kunci Lima Titik Hadapi Aksi Front Rakyat Bergerak

NABIRE, TOMEI.ID | Kepolisian Resor (Polres) Nabire mengerahkan 785 personel gabungan untuk mengamankan aksi demonstrasi…

2 jam ago

Frant Rakyat Bergerak Seruhkan Aksi Mogok di Nabire, Bakal Angkat Isu Freeport, Otsus, dan MRP

NABIRE, TOMEI.ID | Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Front Rakyat Bergerak menyerukan aksi demonstrasi…

1 hari ago

Honai Tak Boleh Sunyi: Seruan Menyelamatkan Budaya Aplim Apom

JAYAPURA, TOMEI.ID | Di tengah laju zaman yang terus bergerak, budaya leluhur orang Aplim Apom…

1 hari ago

Jumat Agung di Tanah Luka: Salib Kristus dan Jeritan Papua

WAMENA, TOMEI.ID | Jumat Agung seharusnya menjadi ruang hening untuk mengenang penderitaan Yesus Kristus. Namun…

1 hari ago