BIAK, TOMEI.ID | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, menggelar sosialisasi pembinaan dan penguatan kelembagaan manajemen sekolah bagi kepala sekolah SMA dan SMK lintas kabupaten sebagai upaya peningkatan mutu tata kelola pendidikan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu tata kelola pendidikan menengah yang profesional, berorientasi jangka panjang, dan berwawasan lingkungan, sesuai arah kebijakan pembangunan daerah berkelanjutan.
Sosialisasi yang mengusung tema “Sekolah Unggul, Berbudaya Lingkungan Hidup” tersebut dilaksanakan di Hotel Mapia, Biak Kota, pada Sabtu (17/1/2026), dan diikuti hampir seluruh kepala sekolah SMA dan SMK di Kabupaten Biak Numfor.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Biak Numfor, Kamaruddin, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan kepala sekolah dalam mengelola manajemen sekolah secara efektif, akuntabel, dan adaptif terhadap tantangan pendidikan saat ini.
“Manajemen sekolah yang baik menjadi prasyarat utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas, berdaya saing, serta ramah terhadap lingkungan,” ujar Kamaruddin dalam keterangan tertulis yang diterima tomei.id, Minggu (18/1/2026).
Kamaruddin menjelaskan, materi sosialisasi difokuskan pada penguatan tata kelola kelembagaan sekolah, peningkatan mutu layanan pendidikan, serta integrasi nilai-nilai kepedulian lingkungan dan budaya dalam kehidupan sekolah sehari-hari secara terencana, terukur, dan berkesinambungan di sekolah.
“Sekolah tidak hanya berfungsi sebagai pusat pembelajaran akademik, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter, kesadaran lingkungan, serta pelestarian nilai-nilai budaya lokal secara konsisten dan berkelanjutan, ” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Disdikbud Biak Numfor berharap para kepala sekolah mampu mengimplementasikan manajemen sekolah yang efektif dan inovatif, sekaligus membangun budaya sekolah yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan di satuan pendidikan masing-masing.
Selain itu, sosialisasi ini juga menjadi forum koordinasi dan berbagi praktik baik antar kepala sekolah SMA dan SMK lintas kabupaten di Papua, guna memperkuat sinergi dalam mendorong terwujudnya pendidikan menengah yang unggul dan berkelanjutan. [*].









