Berita

Disdikbud Papua Tengah Dorong Implementasi Program Sekolah Gratis, Targetkan Penurunan Anak Putus Sekolah

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan komitmennya untuk mendorong program pendidikan sekolah gratis sebagai bagian dari visi-misi Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa.

Hal ini disampaikan oleh Plt. Kepala Bidang Pengelolaan Data dan Fasilitas Pendidikan, Yulianus Kuayo, dalam kegiatan pembukaan teknis penyusunan program di hadapan para kepala sekolah dan guru SMA/SMK se-Papua Tengah di Timika, Jumat (25/7/2025).

Yulianus Kuayo hadir mewakili Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, Nurhaidah Nawipa.

baca juga : Papua Tengah Peringati HUT ke-3: Gubernur Meki Ajak Masyarakat Bangun Provinsi Bersama

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa program sekolah gratis ini merupakan bagian dari komitmen kepala daerah yang telah disampaikan sejak masa kampanye, dan kini mulai diimplementasikan secara bertahap.

“Pendidikan gratis ini bukan hanya jargon. Ini program nyata yang dirancang untuk mengatasi berbagai masalah mendasar seperti anak putus sekolah, buta huruf, hingga kesenjangan akses di daerah-daerah terpencil,” ujar Kuayo.

baca juga : Wagub Geley: KONI Papua Tengah Harus Jadi Pilar Pembinaan Atlet yang Tangguh

Kuayo menyampaikan bahwa berdasarkan data Dapodik dan hasil analisis internal, terdapat sekitar 205.000 anak di Papua Tengah yang belum mengenyam pendidikan atau tidak sedang bersekolah.

Mereka terbagi dalam beberapa kategori: Anak yang sama sekali belum pernah masuk sekolah (buta huruf). Anak yang putus sekolah di jenjang SD, SMP, SMA/SMK karena berbagai faktor seperti kemiskinan, kehamilan remaja, atau pengaruh lingkungan. Lulusan SMP yang tidak melanjutkan ke jenjang SMA/SMK.

“Rata-rata anak perempuan putus sekolah karena hamil, sedangkan anak laki-laki banyak yang terpengaruh oleh alkohol,” tambahnya.

Untuk mengatasi hal ini, Dinas Pendidikan berencana menerapkan kelas terintegrasi, yaitu program inklusif yang memberi ruang bagi remaja yang hamil agar tetap bisa melanjutkan sekolah tanpa dikeluarkan dari sistem pendidikan formal.

Program sekolah gratis ini, menurut Kuayo, tidak hanya menyasar pada peserta didik, tapi juga menyentuh aspek kesejahteraan guru dan kualitas pendidikan. Salah satu fokusnya adalah menggunakan anggaran untuk mendanai kekurangan guru dan meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah-sekolah negeri maupun swasta.

“Sekolah ada, murid ada, tapi kalau gurunya tidak ada, lalu siapa yang mengajar? Dana pendidikan ini harus menjawab juga persoalan distribusi dan ketersediaan guru,” tegasnya.

Kuayo juga menegaskan bahwa tujuan akhir dari program ini adalah meningkatkan daya saing generasi muda Papua Tengah, sehingga mereka mampu bersaing secara nasional dan global.

Kegiatan dibuka secara resmi “dalam nama Putra Roh Kudus” oleh Yulianus Kuayo, disertai harapan agar seluruh rangkaian diskusi teknis dan penyusunan rencana aksi bisa berjalan lancar demi terwujudnya program pendidikan yang berkualitas dan merata di seluruh wilayah Papua Tengah.

“Kita akan lanjutkan pembahasan teknis besok, termasuk distribusi data dan fasilitas. Semua pihak harus bekerja bersama untuk memastikan program sekolah gratis ini menyentuh anak-anak yang benar-benar membutuhkan,” tutupnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Anggota DPRK Intan Jaya Desak Investigasi Terbuka atas Tewasnya Ibu Hamil di Sugapa

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Seorang ibu hamil bernama Merkiana Duwitau dilaporkan meninggal dunia dalam insiden…

3 jam ago

BREAKING NEWS: Seorang Ibu Hamil Dilaporkan Tewas dalam Insiden Penembakan di Sugapa

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Seorang ibu hamil bernama Melkiana Duwitau dilaporkan tewas dalam insiden penembakan…

3 jam ago

Pilatus Lagoan: Evaluasi Dinas Kesehatan dan Pendidikan Harus Berlaku untuk Seluruh OPD Papua Barat

MANOKWARI, PAPUA BARAT | Evaluasi kinerja yang dilakukan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, terhadap Dinas…

3 jam ago

Rektor UNIPA Apresiasi 80 Tahun Pengabdian POLRI, Tegaskan Komitmen Bangun Papua

MANOKWARI, TOMEI.ID | Universitas Papua (UNIPA) menyampaikan apresiasi atas 80 tahun pengabdian Kepolisian Negara Republik…

4 jam ago

IMPT KORYAL Yalimo Tetapkan Program Kerja dan Skema Pendanaan Wisuda 2026

MANOKWARI, TOMEI.ID | Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) Koordinator Wilayah Kabupaten Yalimo (KORYAL) Kota Studi…

4 jam ago

Rakerkesda I Papua Tengah Digelar di Puncak Jaya, Gubernur Fokuskan Pemerataan Layanan Kesehatan

PUNCAK JAYA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memfokuskan pemerataan layanan kesehatan di delapan…

10 jam ago