Berita

DPD RI Bakal Gelar RDP Bahas 4 Isu Strategis Soal Transparansi Kontribusi Freeport dan Keadilan DBH Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Komite IV Dewan DPD RI akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk mengkaji transparansi kontribusi PT Freeport Indonesia serta meninjau keadilan dalam mekanisme Dana Bagi Hasil (DBH) bagi Provinsi Papua Tengah.

Inisiatif ini digagas oleh Senator asal Papua Tengah, Eka Kristina Yeimo, figur perempuan Papua yang dikenal vokal dalam memperjuangkan keadilan fiskal, hak masyarakat adat, dan penataan tata kelola sumber daya alam yang berpihak pada rakyat.

Eka Kristina Yeimo dalam keterangannya, Rabu, (21/5), mengatakan hal itu harus dilakukan karena salah satu pusat ekstraksi tambang terbesar di Indonesia, Papua Tengah masih menghadapi ketimpangan pembangunan yang signifikan.

“Kami akan menghadirkan semua pihak terkait untuk mempertanggungjawabkan kontribusi Freeport. Setiap rupiah yang dihasilkan dari tanah Papua Tengah harus bermanfaat langsung bagi rakyat dan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan,” tegas Eka dalam keterangannya di Jakarta.

Fokus RDP: Empat Isu Strategis

  1. Transparansi Kontribusi Freeport*
    Mengkaji data penerimaan negara dan daerah dari Freeport, termasuk PNBP, royalti, dividen, dan kontribusi lainnya dalam lima tahun terakhir.
  2. Skema, Efektivitas, dan Keadilan Dana Bagi Hasil

Mengkritisi formula pembagian DBH, mekanisme distribusi dari pusat ke daerah, dan efektivitas penggunaannya oleh pemerintah daerah.

  1. Dampak Sosial-Ekonomi terhadap Masyarakat Lokal

Menilai sejauh mana kehadiran Freeport memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar tambang, terutama dalam penciptaan lapangan kerja, pembangunan infrastruktur dasar, dan pemberdayaan ekonomi lokal.

  1. Reformulasi Tata Kelola Sumber Daya Alam (SDA).

Mengkaji ulang regulasi yang ada, posisi negara dalam pengawasan, pelibatan masyarakat adat, serta kebijakan SDA dalam kerangka Otonomi Khusus Papua.

“Papua Tengah bukan hanya penghasil kekayaan nasional, tetapi juga ujian keadilan fiskal. Kami ingin memastikan pengelolaan sumber daya alam strategis ini menjawab kebutuhan rakyat, bukan hanya memenuhi target anggaran,” tambah Eka.

Pihak-Pihak yang Akan Dihadirkan

RDP ini direncanakan akan diselenggarakan dalam dua pekan mendatang. Jadwal resmi akan diumumkan kemudian.

Para pemangku kepentingan yang diundang meliputi:

  • Manajemen PT Freeport Indonesia
  • Kementerian Keuangan
  • Kementerian Energi dan Sumber Daya
    Mineral (ESDM)
  • Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
  • Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan pemerintah kabupaten terkait
  • Perwakilan masyarakat adat dan organisasi masyarakat sipil

Senator Eka Kristina Yeimo menegaskan bahwa forum ini merupakan komitmen untuk memperjuangkan transparansi, keadilan fiskal, dan reformasi tata kelola sumber daya alam sebagai fondasi pembangunan nasional yang inklusif dan berkeadilan.

“Papua Tengah sebagai daerah penghasil strategis, layak mendapatkan prioritas dan perlakuan adil dan setara dari negara,”pungkasnya.

Redaksi Tomei

Recent Posts

SK Mendagri Sudah Terbit, Wamendagri Desak 11 Anggota DPRP Papua Pegunungan Segera Dilantik

JAKARTA, TOMEI.ID | Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua…

1 hari ago

HUT ke-54 Pemuda Sinar Bintang Daud, Teguhkan Iman dan Regenerasi Menuju 100 Tahun

DOGIYAI, TOMEI.ID | Memasuki usia ke-54 tahun, Pemuda Kelompok Sinar Bintang Daud meneguhkan komitmen untuk…

1 hari ago

Klarifikasi, Nanci Tegaskan Tak Usir Wartawan dari RDP: Forum Disebut Bersifat Terbatas

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua DPRK Nabire, Nanci Karolin Worabay, menegaskan dirinya bukan pihak yang meminta…

1 hari ago

Solidaritas Merauke Desak PSN Papua Selatan Dihentikan Usai Pemerintah Janji Setop Deforestasi

JAYAPURA, TOMEI.ID | Solidaritas Merauke mendesak pemerintah menghentikan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) pangan dan…

1 hari ago

Diundang Meliput, Wartawan Malah Diusir dari RDP oleh DPRK Nabire, Ada Apa?

NABIRE, TOMEI.ID | Seorang wartawan Mitrapol.com, Stefatunus Tawas, diminta meninggalkan ruang Rapat Dengar Pendapat (RDP)…

1 hari ago

LBH Papua Laporkan Dugaan Penganiayaan Ketua MPM Uncen oleh Anggota Polresta Jayapura ke Polda Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Lembaga Bantuan Hukum Papua (LBH Papua) melaporkan dugaan penganiayaan terhadap Ketua Majelis…

1 hari ago