Berita

Dukung Muspas di Komopa Paniai, Pemda Deiyai Salurkan Bantuan Rp750 Juta

DEIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deiyai menyalurkan bantuan keuangan sebesar Rp750 juta untuk mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Musyawarah Pastoral (Muspas) di Paroki Komopa, Dekenat Paniai, Keuskupan Timika.

Sekretaris Daerah Kabupaten Deiyai, Ambrosius Eria, menjelaskan bahwa bantuan tersebut dibagi dalam tiga alokasi utama. Sebesar Rp300 juta diserahkan kepada Panitia Muspas Paroki Komopa, Rp300 juta diberikan kepada peserta Muspas dari lima paroki di Dekenat Tigi, serta Rp150 juta dialokasikan kepada Dekenat Tigi guna mendukung persiapan kunjungan Uskup Timika dalam waktu dekat.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Sekda Deiyai kepada perwakilan lima paroki dan Dekenat Tigi di Aula Soskat, Waghete, Jumat (30/1/2026).

Dalam sambutannya, Ambrosius Eria meminta seluruh peserta Muspas dari Dekenat Tigi mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh kedamaian dan tanggung jawab.

“Jangan datang hanya untuk ikut ramai. Pulang harus membawa nilai dan pelajaran yang baik untuk pribadi, keluarga, dan gereja masing-masing,” tegas Eria.

Mantan Kepala Bappeda Deiyai itu juga menekankan peran gereja sebagai ruang aman bagi umat di tengah perubahan zaman.

“Gereja tidak boleh menekan umat. Gereja harus menjadi tempat yang aman dan menenangkan bagi seluruh umat,” ujarnya.

Selain itu, Eria mengingatkan peserta agar menjaga nama baik Kabupaten Deiyai selama mengikuti kegiatan Muspas di Paroki Komopa.

“Pergi harus damai dan bersama. Pulang juga harus damai dan bersama,” pesannya.

Sementara itu, perwakilan peserta Muspas, Ketua Dewan Paroki Damabagata, Yance Takimai, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Deiyai.

“Bantuan ini sangat membantu seluruh peserta. Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah,” ungkapnya.

Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kelancaran Muspas serta memperkuat peran gereja dalam pelayanan pastoral dan kehidupan sosial umat di wilayah Dekenat Paniai. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Diadang Polisi! Kepala Distrik Kamuu Gagal Akses TKP, Ada Apa di Balik Kematian JE?

DOGIYAI, TOMEI.ID | Upaya Kepala Distrik Kamuu, Markus Auwe, untuk mendatangi lokasi ditemukannya jenazah mendiang…

8 jam ago

Dogiyai Berdarah Terkuak: Kronologi Lengkap, Nama Korban, dan Dugaan Pelanggaran HAM Menguat

DOGIYAI, TOMEI.ID | Situasi di pusat Kota Dogiyai hingga Rabu (2/4/2026) masih berada dalam kondisi…

11 jam ago

Darah Sipil Tumpah di Dogiyai, IPMDO Nabire Desak Copot Kapolres dan Bongkar Dugaan Pelanggaran HAM

NABIRE, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai (IPMDO) Kota Studi Nabire melontarkan kecaman keras…

12 jam ago

IPMADO Jayapura Kecam Aparat, Desak Copot Kapolres dan Investigasi Independen Tragedi Dogiyai

JAYAPURA, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai (IPMADO) Jayapura menyampaikan duka mendalam sekaligus mengecam…

14 jam ago

Mahasiswa IPMANAPANDODE JOGLO Desak Investigasi Independen dan Pencopotan Kapolres Dogiyai

YOGYAKARTA, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa asal Nabire, Paniai, Dogiyai, dan Deiyai di wilayah…

14 jam ago

Desakan Copot Kapolres Menguat, Kapolda Papua Tengah Janji Evaluasi Total dan Ungkap Tragedi Berdarah Dogiyai

NABIRE, TOMEI.ID | Tekanan publik terhadap institusi kepolisian di Papua Tengah kian menguat. Koalisi Masyarakat…

15 jam ago