NABIRE, TOMEI.ID | Empat pemuda yang tergabung dalam Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Nabire diamankan aparat Kepolisian Resor Nabire pada Senin (24/10/2025), sebelum akhirnya dilepaskan kembali tanpa keterangan resmi.
Informasi ini disampaikan oleh Human Rights Defender (HRD) dalam laporan yang diterima redaksi tomei.id, Selasa, (25/11/2025).
Menurut HRD, empat pemuda tersebut, Peume Tebai (18), Yosua Pigome (18), Kabel Pigay (18), dan Merten Yobe (17). Mereka ditangkap ketika mengibarkan atribut organisasi di atas sepeda motor dalam perjalanan menuju Pasar Karang Tumaritis, Nabire, untuk berjualan kopi. Mereka tiba di pasar sekitar pukul 17.42 WIT dan langsung memulai aktivitas seperti hari-hari sebelumnya.
Sekitar pukul 19.18 WIT, beberapa aparat kepolisian mendatangi lokasi dan segera mengamankan keempat pemuda itu tanpa menyampaikan penjelasan maupun dialog awal. Mereka kemudian dibawa ke Polres Nabire. Saat rekan-rekan mereka mendatangi kantor polisi untuk meminta klarifikasi, pihak kepolisian tidak memberikan alasan atau keterangan resmi terkait tindakan tersebut.
Beberapa jam setelah diamankan, keempat pemuda itu akhirnya dilepas tanpa penjelasan tambahan dari pihak berwenang.
HRD mengecam tindakan tersebut sebagai bentuk kesewenang-wenangan terhadap aktivis, dan meminta aparat penegak hukum menghentikan praktik penangkapan tanpa landasan hukum yang jelas. HRD juga mendesak pemerintah agar menjamin perlindungan ruang demokrasi dan kebebasan berpendapat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Hingga berita ini diterbitkan, Kapolres Nabire belum memberikan pernyataan resmi kepada redaksi TOMEI.ID, baik terkait dasar penangkapan maupun alasan pembebasan keempat pemuda tersebut. [*].
YALIMO, TOMEI.ID | Kecelakaan tunggal yang melibatkan mobil Satgas Yonif 645 terjadi di Jalan Trans Jayapura–Wamena,…
PANIAI, TOMEI.ID | Bupati Paniai, Yampit Nawipa, mengingatkan seluruh aparatur pemerintah agar tidak menjadikan kesalahan…
DOGIYAI, TOMEI.ID | Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Dogiyai, Melkianus Tebai, membawa perspektif dunia…
PANIAI, TOMEI.ID | Bupati Paniai, Yanpit Nawipa, menegaskan komitmennya untuk memperkuat pendidikan anak usia dini…
NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 40 tenaga kesehatan mengikuti Workshop Integrasi Layanan Primer (ILP) yang digelar…
NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, meminta seluruh OPD setempat mempercepat pelaksanaan program dan…