Berita

Empat Motor, Satu Pesan Tegas: Gubernur Papua Pegunungan Dorong Satpol PP Perkuat Disiplin dan Pelayanan

WAMENA, TOMEI.ID | Dalam langkah tegas memperkuat pelayanan publik dan ketertiban, Gubernur Papua Pegunungan, John Thabo, secara simbolis menyerahkan empat unit kendaraan operasional roda dua kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Papua Pegunungan, Rabu (8/4/2026).

Bantuan tersebut diberikan sebagai upaya memperkuat kinerja aparat dalam menjaga ketertiban umum serta meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah daerah di lapangan secara optimal, efektif, responsif, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

Gubernur menyampaikan bahwa dukungan fasilitas operasional merupakan bagian penting dalam menunjang efektivitas tugas Satpol PP, terutama dalam menghadapi tantangan wilayah yang membutuhkan mobilitas tinggi dan respons cepat.

“Terima kasih pada sore hari ini. Angka delapan itu tidak ada putusnya, seperti pelayanan pemimpin yang harus terus berjalan. Kendaraan ini dimanfaatkan dengan baik untuk keamanan dan pengamanan,” ujar John Thabo saat menyerahkan kunci kendaraan.

Ia menegaskan bahwa Satpol PP memiliki peran strategis sebagai penegak peraturan daerah sekaligus garda terdepan dalam menjaga stabilitas lingkungan pemerintahan yang aman, tertib, dan berwibawa di tengah masyarakat.

Selain menjaga aset dan fasilitas pemerintah, Satpol PP juga diharapkan mampu bersinergi dengan aparat kepolisian serta aktif melakukan sosialisasi aturan kepada masyarakat secara persuasif dan berkelanjutan demi menciptakan kesadaran hukum yang kuat, merata, dan berkeadilan.

“Gunakan motor ini dengan baik-baik. Nanti mobil masih dalam perjalanan. Sementara manfaatkan kendaraan roda dua ini untuk tugas pelayanan yang cepat, tepat, disiplin, bertanggung jawab, dan profesional,” tambahnya.

Lebih lanjut, Gubernur mengingatkan pentingnya disiplin dalam penggunaan kendaraan dinas, khususnya dalam mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama yang wajib ditaati tanpa kompromi, tanpa pelanggaran, dan tanpa kelalaian.

“Lampu merah berarti dilarang, lampu kuning peringatan, dan lampu hijau berarti boleh berjalan. Semua itu ada artinya supaya kita mencegah kecelakaan demi keselamatan bersama, tertib berlalu lintas, dan menghormati aturan,” tegasnya.

Penyerahan ini menjadi langkah awal memperkuat respons cepat Satpol PP di Papua Pegunungan bahwa pelayanan tidak boleh lambat, dan kehadiran negara harus terasa hingga ke lapisan paling dekat dengan masyarakat. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

SK Mendagri Sudah Terbit, Wamendagri Desak 11 Anggota DPRP Papua Pegunungan Segera Dilantik

JAKARTA, TOMEI.ID | Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua…

1 hari ago

HUT ke-54 Pemuda Sinar Bintang Daud, Teguhkan Iman dan Regenerasi Menuju 100 Tahun

DOGIYAI, TOMEI.ID | Memasuki usia ke-54 tahun, Pemuda Kelompok Sinar Bintang Daud meneguhkan komitmen untuk…

1 hari ago

Klarifikasi, Nanci Tegaskan Tak Usir Wartawan dari RDP: Forum Disebut Bersifat Terbatas

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua DPRK Nabire, Nanci Karolin Worabay, menegaskan dirinya bukan pihak yang meminta…

1 hari ago

Solidaritas Merauke Desak PSN Papua Selatan Dihentikan Usai Pemerintah Janji Setop Deforestasi

JAYAPURA, TOMEI.ID | Solidaritas Merauke mendesak pemerintah menghentikan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) pangan dan…

1 hari ago

Diundang Meliput, Wartawan Malah Diusir dari RDP oleh DPRK Nabire, Ada Apa?

NABIRE, TOMEI.ID | Seorang wartawan Mitrapol.com, Stefatunus Tawas, diminta meninggalkan ruang Rapat Dengar Pendapat (RDP)…

1 hari ago

LBH Papua Laporkan Dugaan Penganiayaan Ketua MPM Uncen oleh Anggota Polresta Jayapura ke Polda Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Lembaga Bantuan Hukum Papua (LBH Papua) melaporkan dugaan penganiayaan terhadap Ketua Majelis…

1 hari ago