Berita

Festival Kopi Papua Tengah Hadirkan Petani dari Delapan Kabupaten, Andreas: Ko Tidak Datang, Ko Rugi!

NABIRE, TOMEI.ID | Festival Kopi Papua Tengah akan menghadirkan kelompok tani kopi dari delapan kabupaten pada 29–30 Oktober 2026 di Aula KSK Bukit Meriam, Nabire, Papua Tengah.

Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi kopi lokal sekaligus mempertemukan petani, barista, penikmat kopi, dan masyarakat, serta memperluas promosi dan jejaring usaha kopi lokal Papua Tengah.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan menggelar festival tersebut dengan melibatkan kelompok tani dari delapan kabupaten di wilayah itu.

Kepala Bidang Perkebunan Papua Tengah, Andreas Gobai, mengajak seluruh masyarakat Papua Tengah untuk menghadiri dan meramaikan festival tersebut.

“Halo warga Papua Tengah, petani kopi, barista, penikmat dan pegiat kopi Provinsi Papua Tengah serta seluruh komponen masyarakat Papua Tengah, saya Andreas Gobai mengajak dan hormat kepada kita sekalian datang dan hadiri pelaksanaan festival kopi yang sedianya dilaksanakan pada 29–30 Oktober 2026 di Aula KSK Bukit Meriam Nabire, Papua Tengah,” ujarnya.

Kehadiran kelompok tani dari delapan kabupaten menjadi salah satu unsur penting dalam kegiatan ini. Festival tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi kopi lokal Papua Tengah sekaligus mempertemukan pelaku usaha dan masyarakat yang memiliki ketertarikan terhadap komoditas kopi.

Andreas juga menyampaikan ajakan dengan ungkapan khas untuk menarik perhatian masyarakat agar tidak melewatkan festival tersebut.

“Ko tidak datang, ko rugi. Kita pasti berjumpa di depan gelas kopi,” pungkasnya.

Festival Kopi Papua Tengah dijadwalkan berlangsung selama dua hari di Aula KSK Bukit Meriam, Nabire. Masyarakat, khususnya petani kopi, barista, penikmat kopi, dan pegiat usaha kopi, diajak hadir untuk meramaikan kegiatan tersebut. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

UNIPA Satukan Perspektif Demokrasi dan Lingkungan dalam Kuliah Umum Kehutanan

MANOKWARI, TOMEI.ID | Fakultas Kehutanan Universitas Papua (UNIPA) mengangkat keterkaitan antara data kepemiluan, demokrasi, serta…

8 jam ago

42 Ton Beras untuk Lanny Jaya, Pemprov Papua Pegunungan Tekankan Distribusi hingga Tujuh Distrik

WAMENA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi(Pemprov) Papua Pegunungan menyalurkan 42 ton beras bantuan bagi masyarakat Kabupaten…

8 jam ago

Mahasiswa UNIPA Belum Terdata sebagai Pemilih, KPU Papua Barat Perkuat Edukasi Demokrasi

MANOKWARI, TOMEI.ID | Masih adanya mahasiswa Universitas Papua (UNIPA) yang belum terdata sebagai pemilih menjadi…

8 jam ago

Mesak Magai Soroti Ketimpangan Guru di Nabire, Pejabat yang Hambat Pemerataan Terancam Dicopot

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Nabire, Mesak Magai, menyoroti ketimpangan distribusi tenaga pendidik antara sekolah di…

18 jam ago

Bupati Mesak Magai Ancam Pindahkan Direktur RSUD Nabire ke Yaro Jika Lindungi Pegawai yang Live TikTok

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Nabire, Mesak Magai, melontarkan peringatan keras terkait kedisiplinan pegawai Rumah Sakit…

19 jam ago

Mesak Magai Soroti ASN OAP yang Puas dengan Status Pegawai Negeri, Banyak Pensiun Golongan II C

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Nabire, Mesak Magai, menyoroti sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) Orang Asli…

19 jam ago