Berita

FK Uncen Luluskan 83 Dokter Umum, Gubernur Papua Tekankan Peran Strategis Tenaga Kesehatan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua menegaskan komitmennya memperkuat sistem pelayanan kesehatan melalui penguatan sumber daya manusia, seiring pelantikan dan pengambilan sumpah 83 dokter umum Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih (FK Uncen) yang diproyeksikan mengisi kebutuhan layanan kesehatan hingga ke wilayah terpencil di Tanah Papua.

Acara prosesi rapat senat terbuka pengambilan sumpah dokter berlangsung khidmat dengan kehadiran pejabat daerah serta keluarga lulusan di Auditorium Universitas Cenderawasih, Abepura, Kota Jayapura, Selasa (28/1/2026).

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, yang diwakili Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Aaron Rumainum, menyampaikan bahwa para dokter yang baru dilantik merupakan harapan baru dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Papua.

dr. Aaron Rumainum menegaskan bahwa pembangunan sektor kesehatan sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua dalam mewujudkan transformasi Papua yang maju, harmonis, dan berkeadilan, dengan kesehatan sebagai fondasi utama kesejahteraan masyarakat.

“Melalui misi Papua Sehat, Pemerintah Provinsi Papua terus berupaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, memperkuat akses layanan kesehatan, serta memastikan kehadiran tenaga medis profesional hingga ke wilayah terpencil,” ujar dr. Aaron Rumainum.

Menurut dr. Aaron Rumainum, pelantikan 83 dokter umum ini merupakan bagian penting dari strategi pemerataan pelayanan kesehatan yang berorientasi pada kemanusiaan, keselamatan pasien, serta peningkatan kualitas layanan publik.

Gubernur Papua melalui dr. Aaron Rumainum juga berpesan agar para dokter tidak hanya hadir dengan kompetensi medis, tetapi juga mengedepankan empati, kepedulian sosial, serta tanggung jawab moral dalam melayani masyarakat tanpa diskriminasi.

Selain sektor kesehatan, Matius D. Fakhiri melalui sambutan yang disampaikan dr. Aaron Rumainum turut menegaskan misi Papua Cerdas sebagai komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak sumber daya manusia unggul di Tanah Papua.

Menurut dr. Aaron Rumainum, kelulusan para dokter FK Uncen membuktikan bahwa pendidikan tinggi di Papua mampu melahirkan tenaga profesional yang kompeten, berdaya saing, dan siap mengabdi untuk kepentingan masyarakat luas.

Universitas Cenderawasih, lanjut dr. Aaron Rumainum, memiliki peran strategis sebagai pilar pembangunan sumber daya manusia Papua. Para dokter diharapkan menjadi agen perubahan, tidak hanya di ruang praktik, tetapi juga melalui edukasi kesehatan, pencegahan penyakit, inovasi layanan, serta pemanfaatan teknologi kesehatan.

“Profesi dokter adalah panggilan kemanusiaan. Jalankan tugas dengan menjunjung tinggi sumpah dokter, melayani masyarakat dengan tulus, adil, dan bertanggung jawab,” tegas dr. Aaron Rumainum.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Papua melalui dr. Aaron Rumainum juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua dan keluarga para dokter atas doa, pengorbanan, serta dukungan yang telah mengantarkan para lulusan mencapai keberhasilan akademik dan profesional.

Gubernur Papua menutup sambutan dengan mengucapkan selamat kepada seluruh dokter umum angkatan ke-51 Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih, serta berharap para lulusan menjadi bagian dari gerakan besar mewujudkan Papua yang sehat, produktif, dan sejahtera. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Gol Telat Boaz di Batakan! Persipura Bekuk Persiba, RD Sebut Kemenangan Penuh Tekanan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Persipura Jayapura mencuri kemenangan dramatis saat bertandang ke markas Persiba Balikpapan usai…

2 jam ago

Boaz di Detik Terakhir, Persipura Bungkam Batakan dan Amankan Tiga Poin

JAYAPURA, TOMEI.ID | Persipura Jayapura mencuri kemenangan dramatis di kandang Persiba Balikpapan usai menang tipis…

3 jam ago

Kebakaran Hebat Luluhlantakkan 14 Ruko di Wamena, Kerugian Ditaksir Capai Rp7 Miliar

WAMENA, TOMEI.ID | Kebakaran besar melanda kawasan pertokoan di Jalan Irian, Wamena, Sabtu (4/4/2026) pagi.…

4 jam ago

Mahasiswa Papua di Bandung Keluarkan Pernyataan Keras: “Dogiyai Berdarah Bukti Negara Gagal Lindungi Warga Sipil”

BANDUNG, TOMEI.ID | Aliansi mahasiswa Papua yang tergabung dalam IPMANAPANDODE Bandung (Nabire, Paniai, Dogiyai, dan…

10 jam ago

IPMAPAPARA Malang Kecam Kekerasan di Dogiyai: Ini Tuntutan dan Desak Penarikan Militer

MALANG, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Papua Paniai Raya di Kota Studi Malang (IPMAPAPARA…

11 jam ago

Kematian Misterius Polisi JE Dibalas Peluru: Siapa yang Bertanggung Jawab atas 6 Nyawa Warga Dogiyai

DOGIYAI, TOMEI.ID | Kematian seorang anggota polisi, Juventus Edowai, yang hingga kini belum terungkap pelakunya,…

15 jam ago