Berita

Fransiskus Magai Nahkodai Partai Bulan Bintang Papua Tengah, Konsolidasi dan Strategi Elektoral 2029 Dipacu

NABIRE, TOMEI.ID | Fransiskus Magai resmi dilantik sebagai Ketua DPW Partai Bulan Bintang (PBB) Papua Tengah periode 2025–2030, menandai penguatan konsolidasi politik dan arah strategi elektoral partai menuju kompetisi demokrasi yang semakin dinamis.

Pelantikan dilakukan Ketua Umum Gugum Ridho Putra di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi partai dan konsolidasi kader di wilayah Papua, Senin (16/2/2026).

baca juga: Kasus Pembunuhan Pendeta Neles Peuki Belum Terungkap, DPR Papua Tengah Desak Kapolda Turun Tangan

Pelantikan tersebut menandai fase konsolidasi internal Partai Bulan Bintang Papua Tengah guna memastikan partai tidak hanya mempertebal struktur organisasi, tetapi mampu menjawab kebutuhan politik masyarakat secara nyata dan berorientasi pada kepentingan publik luas.

Fransiskus Magai menyatakan seluruh Dewan Pimpinan Cabang telah terkonsolidasi. Agenda berikutnya difokuskan pada pembentukan struktur partai hingga tingkat distrik dan kampung sebagai fondasi penguatan basis politik.

Ketua Fraksi Papua Tengah Terang DPR Papua Tengah itu menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029, dari dua kursi tingkat provinsi menjadi empat kursi, serta dari sepuluh kursi kabupaten menjadi 14 hingga 15 kursi.

Menurut Magai, target tersebut realistis apabila partai mampu memperluas basis suara, memperkuat kaderisasi, dan menghadirkan program politik yang terukur. Tanpa kerja politik yang konsisten, target elektoral berpotensi berhenti sebagai angka.

“PBB Papua Tengah harus diperhitungkan hingga mampu meraih kursi di DPR RI sebagai orientasi jangka panjang menuju 2029,” ujar Magai, menegaskan tekad memperkuat daya saing politik nasional, seusai pelantikan.

Magai juga membuka ruang bagi masyarakat untuk bergabung sebagai kader maupun calon legislatif dalam menghadapi Pemilu 2029 guna memperkuat basis dukungan politik partai secara berkesinambungan.

Di sisi lain, komitmen mendukung pemerintahan Provinsi Papua Tengah yang dipimpin Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Denias Geley menempatkan PBB pada posisi strategis, sekaligus membuka ruang kritik konstruktif demi kepentingan publik.

Pelantikan ini menjadi fase baru bagi PBB Papua Tengah. Tantangan ke depan adalah memastikan konsolidasi berjalan nyata, target politik tidak berhenti pada retorika, serta dukungan terhadap pemerintah tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.

Menuju 2029, ukuran keberhasilan partai akan ditentukan oleh kerja nyata dan konsistensi gerakan politik, bukan sekadar seremoni dan retorika, melainkan bukti kinerja yang dirasakan langsung masyarakat. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

MAGUWOHARJO MEMBARA: Mutiara Hitam Siap ‘Mandi Darah’ Demi Takhta Liga 2!

JAYAPURA, TOMEI.ID | Tabuh genderang perang sudah berbunyi! Stadion Maguwoharjo bakal jadi saksi bisu bentrokan…

2 jam ago

Mahasiswa Papua di Surabaya Keluarkan Pernyataan Sikap Terkait Konflik Kapiraya dan Dugaan Kepentingan SDA

SURABAYA, TOMEI.ID | Aliansi mahasiswa Papua (AMP) yang terdiri dari IPMANAPADODE, IPMAMI, IPMAPA, dan AMP…

2 jam ago

Resmi! Indonesia Tambah Saham 12% di Freeport, Papua Bakal Terima Rp14 Triliun per Tahun

WASHINGTON, TOMEI.ID | Pemerintah Republik Indonesia resmi memperkuat cengkeraman ekonomi di sektor pertambangan melalui penandatanganan…

2 jam ago

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, Meki Nawipa Bedah Arah Masa Depan Papua Tengah Bersama Andy Noya

NABIRE, TOMEI.ID | Memasuki satu tahun masa kepemimpinan, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa dan Wakil…

2 jam ago

Reduksi Eskalasi Konflik Kapiraya, Gubernur Meki Nawipa Instruksikan Tim Harmonisasi Lintas Kabupaten

NABIRE, TOMEI.ID | Menindaklanjuti dinamika keamanan di wilayah perbatasan, Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menginstruksikan…

2 jam ago

Refleksi Satu Dekade Transparansi: Akselerasi Pembangunan Papua Tengah di Bawah Kepemimpinan Meki Nawipa–Deinas Geley

NABIRE, TOMEI.ID | Estetika Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah siang itu bertransformasi menjadi ruang dialektika…

2 jam ago