Berita

Gelar Aksi di Waghete, IPMA-WAMUYA Desak Pemkab Deiyai Serius Kelola Sampah

DEIYAI, TOMEI.ID | Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa/i Wakeitei, Mugouda, Yaba, dan Atouda (IPMA-WAMUYA) melakukan aksi nyata peduli lingkungan di jantung Ibu Kota Kabupaten Deiyai, Waghete, Papua Tengah.

Aksi yang berlangsung selama dua hari, 5–6 Januari 2026, ini menyasar titik-titik tumpukan sampah di sepanjang jalan protokol dan aliran kali.

Kegiatan dimulai sejak Senin pagi pukul 07.00 WIT dengan titik kumpul di Tribun Waghete. Selain mengangkut sampah, para mahasiswa juga melakukan sosialisasi langsung kepada warga untuk memutus rantai kebiasaan membuang sampah sembarangan.

Badan Pengurus IPMA-WAMUYA Kota Studi Jayapura, Gabriel Madai, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk keresahan mahasiswa terhadap kondisi kebersihan di Deiyai.

“Kami mengajak masyarakat untuk mulai bertanggung jawab pada sampahnya sendiri. Fokus kami adalah membersihkan area publik dan aliran kali agar lingkungan kembali asri dan sehat,” ujar Gabriel melalui pesan singkat, Senin (5/1/2026).

Lebih lanjut, Gabriel menekankan bahwa persoalan sampah tidak bisa diselesaikan oleh mahasiswa atau warga saja. Ia mendesak Pemerintah Kabupaten Deiyai, khususnya dinas terkait, untuk hadir dan mengambil peran jangka panjang.

“Harapan kami, aksi ini memantik pemerintah daerah, terutama Dinas Kebersihan, agar lebih proaktif. Pengelolaan sampah harus menjadi rutinitas pemerintah, bukan hanya gerakan insidental dari mahasiswa,” tegasnya.

Gerakan “Waghete Bersih” ini mendapat respons positif dari penduduk setempat. Warga menilai kehadiran mahasiswa memberikan edukasi visual yang efektif bagi masyarakat yang selama ini kurang peduli terhadap dampak sampah plastik dan limbah rumah tangga.

“Warga menyambut baik dan ikut berpartisipasi. Mereka berharap kegiatan edukatif seperti ini terus dilakukan agar Waghete menjadi kota yang aman, nyaman, dan bersih untuk semua,” tutup Gabriel. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Bupati Nabire Minta Kepala Suku Moni dan Mee Serahkan Terduga Pelaku Kericuhan ke Polisi

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Nabire, Mesak Magai, meminta para kepala suku Moni dan Mee segera…

1 hari ago

11 Orang Luka, 8 Kendaraan Rusak; Dua Kelompok di Nabire Sepakat Berdamai

NABIRE, TOMEI.ID | Dua kelompok masyarakat yang terlibat keributan di kawasan depan SMP Negeri 2…

1 hari ago

HUT ke-70 GBGP di Tanah Papua, Gubernur Meki Nawipa Tekankan Peran Gereja dalam Pembangunan dan Perdamaian

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan pentingnya peran gereja dalam mendukung pembangunan…

1 hari ago

BREAKING NEWS: Persoalan Sampah Dapur MBG Diduga Picu Kericuhan di Bumi Wonorejo Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Persoalan sampah yang diduga berasal dari dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG)…

2 hari ago

Green Policing di Taman Gizi, Kapolda Papua Tengah Bersihkan Lingkungan dan Dengarkan Curhat Warga

NABIRE, TOMEI.ID | Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini bersama personel kepolisian melaksanakan kegiatan…

2 hari ago

200 Mahasiswa Teknik UNCEN Dibekali Wawasan Industri Freeport, Teknologi dan Kompetensi Jadi Fokus

JAYAPURA, TOMEI.ID | Sebanyak 200 mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih (UNCEN) mengikuti program Eksekutif Mengajar…

2 hari ago