Berita

Gereja KINGMI Jemaat Koya Mei Manokwari Rayakan HUT ke-20, Teguhkan Komitmen Pelayanan dan Persatuan Jemaat

MANOKWARI, TOMEI.ID | Kemah Injil Gereja Masehi Indonesia (KINGMI) Jemaat Koya Mei, Manokwari, Papua Barat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 melalui ibadah syukur yang digelar pada Senin (13/7), pukul 04.00–07.00 WIT. Perayaan yang diikuti seluruh warga jemaat itu menjadi momentum memperkuat komitmen pelayanan, persatuan, dan pemberitaan Injil.

Ibadah syukur diisi dengan pujian, doa, kesaksian iman, serta penyampaian firman Tuhan oleh Ev. Agustinus Gobay yang membawakan khotbah dari Injil Matius 11:26–30. Dalam pesannya, ia mengajak jemaat untuk senantiasa hidup dalam ucapan syukur, menyerahkan setiap beban kepada Tuhan, dan tetap setia melayani di mana pun ditempatkan.

Perayaan HUT ke-20 kali ini berlangsung berbeda karena tidak dibentuk panitia khusus. Seluruh penyelenggaraan dipercayakan kepada Badan Pengurus Jemaat (BPJ) bersama komisi-komisi pelayanan. Meski tanpa kepanitiaan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan penuh kebersamaan.

Gembala Sidang KINGMI Jemaat Koya Mei, Pdt. Marten Degei, mengatakan usia ke-20 menjadi tonggak penting dalam perjalanan pelayanan gereja yang berawal dari Pos Penginjilan (PI) pada 13 Juli.

“Di usia ke-20 ini kami merefleksikan banyak hal yang telah dihadapi dalam perjalanan pelayanan. Tanggal 13 Juli merupakan tonggak sejarah yang harus terus dijaga dan diteruskan kepada generasi berikutnya,” ujar Pdt. Marten Degei.

Ia menjelaskan, keputusan tidak membentuk panitia diambil agar seluruh jemaat tetap fokus mempersiapkan agenda gereja berskala besar, termasuk konferensi gereja yang akan digelar di Manokwari.

“Kami mempercayakan tanggung jawab kepada setiap komisi pelayanan. Puji Tuhan, melalui penyertaan Tuhan dan kekompakan seluruh jemaat, perayaan HUT ke-20 ini dapat terlaksana dengan baik dan penuh sukacita,” katanya.

Pdt. Degei mengajak pemuda dan mahasiswa untuk mengambil peran lebih besar dalam pelayanan serta menjadi teladan bagi generasi penerus. Menurutnya, masa depan gereja bergantung pada generasi muda yang memiliki iman, karakter, dan semangat melayani.

Rangkaian perayaan ditutup dengan doa syukur dan foto bersama sebagai simbol persatuan serta komitmen seluruh jemaat untuk terus melayani Tuhan dengan kasih dan kesetiaan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Korban Keracunan Makanan MBG di Depapre Bertambah, Puskesmas Siaga Penuh Tangani Pelajar

JAYAPURA, TOMEI.ID | Jumlah korban yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Program Makan Bergizi Gratis…

10 jam ago

Gubernur Dominggus Mandacan Ajak Masyarakat Papua Barat Jaga Kamtibmas Sambut HUT Ke-81 RI

MANOKWARI, TOMEI.ID | Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menginstruksikan seluruh elemen masyarakat menjaga keamanan dan…

1 hari ago

KNPB Pusat Bacakan Sembilan Pernyataan Sikap Politik, Serukan Aksi Nasional 15 Agustus di Tanah Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Pusat bersama komponen perjuangan dan massa pendukung…

1 hari ago

KNPB Balim Barat Gelar Aksi Damai di Lanny Jaya, Serahkan 12 Tuntutan Politik ke DPRD

TIOM, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Balim Barat menggelar aksi damai di…

1 hari ago

Asprov PSSI Papua Tengah Diminta Segera Gelar Musda, PSSI Targetkan Kepengurusan Definitif Akhir 2026

NABIRE, TOMEI.ID | Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Papua Tengah diminta segera menggelar Musyawarah Daerah (Musda)…

1 hari ago

Jekson Hisage: Pemuda Papua Pegunungan Harus Bersatu Menjadi Kekuatan Perubahan

WAMENA, TOMEI.ID | Wakil Sekretaris DPD I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua Pegunungan, Jekson…

2 hari ago