MANOKWARI, TOMEI.ID | Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Jemaat Misia Manokwari merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 melalui ibadah syukur yang dirangkaikan dengan pemotongan kue ulang tahun dan ramah tamah di Manokwari, Papua Barat, Jumat (17/7/2026). Perayaan ini menjadi momentum memperkuat komitmen pelayanan sekaligus mengembangkan pekabaran Injil ke berbagai daerah.
Mengusung tema “Allah yang Setia Menyelesaikan Pekerjaan-Nya dalam Hidup Kita”, peringatan HUT ke-19 menjadi ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan selama perjalanan pelayanan Jemaat GIDI Misia serta penguatan tekad untuk terus melayani masyarakat.
Gembala Jemaat GIDI Misia Manokwari, Pdt. Nonit Bahabol, mengatakan perayaan tersebut merupakan bukti kasih dan penyertaan Tuhan yang terus memelihara jemaat sejak awal berdiri hingga memasuki usia pelayanan ke-19 tahun.
“Puji Tuhan, hari ini menjadi sukacita bagi seluruh Jemaat GIDI Misia Manokwari karena kami dapat merayakan Hari Ulang Tahun ke-19. Semua ini terjadi karena kasih dan penyertaan Tuhan,” ujarnya.
Menurut Nonit, perjalanan pelayanan gereja tidak terlepas dari berbagai tantangan. Namun, setiap pergumulan justru menjadi proses yang menguatkan iman dan komitmen jemaat dalam melayani Tuhan.
“Segala tantangan yang kami alami menjadi pelajaran dan kekuatan untuk terus memuliakan nama Tuhan bersama seluruh jemaat,” katanya.
Ia mengungkapkan, pelayanan Jemaat GIDI Misia terus berkembang. Selain telah membuka cabang pelayanan di Kota Sorong dan Kabupaten Kaimana, gereja juga sedang membangun jemaat baru di kawasan SP 7 Manokwari sebagai bagian dari perluasan pekabaran Injil.
“Puji Tuhan, pelayanan Jemaat Misia terus berkembang. Saat ini kami telah memiliki cabang di Sorong, Kaimana, dan tahun ini sedang membangun jemaat baru di SP 7 Manokwari,” jelasnya.
Lebih lanjut, Nonit menjelaskan tema HUT ke-19 mengandung pesan bahwa seluruh proses kehidupan orang percaya berada dalam penyertaan Tuhan. Menurutnya, Allah bukan hanya memulai pekerjaan dalam hidup umat-Nya, tetapi juga menuntun dan menyelesaikan setiap rencana sesuai kehendak-Nya.
“Karena itu, prinsip utama jemaat adalah tetap setia melayani Tuhan dalam setiap keadaan,” ujarnya.
Ia juga mengajak para mahasiswa Papua yang sedang menempuh pendidikan di Manokwari agar tetap mengandalkan Tuhan dalam menghadapi setiap tantangan dan tidak menyerah mengejar cita-cita.
“Apapun persoalan dan pergumulan yang dihadapi, datanglah kepada Tuhan. Dia yang akan memberikan kekuatan dan jalan keluar. Tetap semangat mengejar cita-cita dan jangan menyerah,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Panitia HUT ke-19 GIDI Jemaat Misia Manokwari, Yuten Sam, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaat yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, persiapan selama lebih dari satu bulan dapat diselesaikan dengan baik meski dihadapkan pada berbagai tantangan.
“Puji Tuhan, meskipun banyak tantangan dalam persiapan, semua dapat diselesaikan dengan baik sehingga perayaan HUT ke-19 ini berjalan lancar,” katanya.
Yuten mengaku baru menyelesaikan masa kepengurusan di Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) Kota Studi Manokwari sebelum kembali dipercaya memimpin kepanitiaan HUT Jemaat Misia.
“Saya memang sempat merasa lelah karena baru menyelesaikan tanggung jawab sebelumnya. Tetapi saya percaya, ketika bekerja untuk Tuhan, Dia akan memberikan kekuatan,” ujarnya.
Ia turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh jemaat yang telah memberikan dukungan melalui doa, tenaga, konsumsi, maupun bantuan lainnya sehingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sukses.
“Terima kasih kepada seluruh jemaat yang telah membantu panitia. Semua dukungan yang diberikan menjadi bagian penting dalam menyukseskan perayaan HUT ini,” ucapnya.
Yuten berharap HUT GIDI Jemaat Misia pada tahun-tahun mendatang menjadi momentum untuk semakin mempererat persaudaraan, memperkuat pelayanan, dan memperluas pekabaran Injil.
“Kerja untuk Tuhan tidak pernah sia-sia. Tuhan telah menyediakan upah yang jauh lebih besar bagi setiap orang yang setia melayani-Nya,” tutupnya. [*].
NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan petani merupakan pilar utama ketahanan pangan…
DEIYAI, TOMEI.ID | Sebuah poster berisi pernyataan sikap yang mengatasnamakan 36 Marga Deiyai beredar luas…
NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mengalihkan akses masuk bagi masyarakat yang akan…
WAMENA, TOMEI.ID | Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Papua Pegunungan, Asis…
YAHUKIMO, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim…
NABIRE, TOMEI.ID | SMA Negeri Meepago Nabire resmi menutup pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)…