Berita

Gila! Diduga Oknum Intel Polisi Aniaya Dua Mahasiswa di Depan Kabesma Uncen

JAYAPURA, TOMEI.ID | Insiden kekerasan diduga dilakukan oleh oknum intel polisi terhadap dua pengendara motor di depan Kabesma Universitas Cenderawasih (Uncen), Perumnas III Waena, pada Senin (30/9/2025) sekitar pukul 20.37 WIT.

Kejadian ini memicu kecaman keras dari mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus.

Korban berinisial UG (20) dan YD (21) mengaku diserang saat melintas dari arah Kampwolker menuju Waena. Tiba-tiba, dua pria tak dikenal berpakaian serba hitam, menggunakan sepatu laras, dan menutup wajah, datang dengan motor trail jenis CRF lalu menghentikan laju kendaraan korban secara paksa.

“Mereka mengerem mendadak di depan kami, lalu langsung menendang motor kami hingga terjatuh ke parit. Akibatnya, saya mengalami luka-luka di tangan dan lutut,” ungkap UG dengan nada geram saat ditemui wartawan.

YD yang dibonceng turut mengalami shock dan menyebut tindakan itu sangat brutal.

“Kami benar-benar kaget. Motor mereka datang dengan kecepatan tinggi lalu langsung menendang motor kami. Motor rusak parah, kaca pecah, dan bagian depan patah. Kejadian ini sangat traumatis bagi kami,” ujarnya.

Sejumlah mahasiswa yang berada di sekitar Kabesma turut menjadi saksi. Mereka mengecam keras insiden tersebut.

“Kami melihat jelas ada dua orang dengan motor CRF, wajah tertutup. Mereka menendang motor korban hingga terjatuh ke parit. Korban luka-luka. Tindakan ini tidak manusiawi,” kata seorang saksi yang enggan disebutkan namanya karena alasan keamanan.

Peristiwa ini kembali menambah catatan dugaan tindakan represif aparat keamanan terhadap warga sipil di Papua. Publik menuntut agar kasus tersebut segera diusut tuntas dan pelaku diproses hukum sesuai aturan yang berlaku. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Petani Jadi Penentu Ketahanan Pangan, Gubernur Meki Nawipa: Papua Tengah Siap Menjadi Lumbung Pangan

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan petani merupakan pilar utama ketahanan pangan…

3 jam ago

Beredar Poster Penolakan Pos Kamling, 36 Marga Deiyai Tolak Dugaan Militerisasi Tanah Adat

DEIYAI, TOMEI.ID | Sebuah poster berisi pernyataan sikap yang mengatasnamakan 36 Marga Deiyai beredar luas…

7 jam ago

Akses Masuk Nobar Final Bola Gembira Dialihkan ke Gerbang Depan Pantai MAF

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mengalihkan akses masuk bagi masyarakat yang akan…

7 jam ago

DPW PKB Papua Pegunungan Tinjau Sekretariat Baru DPC Tolikara, Penguatan Konsolidasi Jelang Pelantikan Pengurus

WAMENA, TOMEI.ID | Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Papua Pegunungan, Asis…

22 jam ago

Siaran Pers TPNPB: Dua Anggota Kodap XVI Yahukimo Diklaim Tewas

YAHUKIMO, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim…

23 jam ago

MPLS SMA Negeri Meepago Nabire Ditutup, Kepsek Tanamkan Nilai Persatuan dan Kepemimpinan bagi Siswa Baru

NABIRE, TOMEI.ID | SMA Negeri Meepago Nabire resmi menutup pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)…

23 jam ago